Rocky Gerung adalah Oase Demokrasi Substansial

Suara Rakyat  JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 17:48:00 WIB

Rocky Gerung adalah Oase Demokrasi Substansial

Harry Ara/Ist

RMOLJakarta.Secara akademis dan administrasi, aktivis demokrasi yang juga pengajar filsafat, Rocky Gerung bukanlah profesor atau guru besar. Tapi para mahasiswa, dosen, maupuan para dosen senior di lingkungan Universitas Indonesia (UI) dari jenjang strata satu hingga doktoral (S-3) sebagian menyapanya "profesor".

Semua tahu bahwa Rocky bukan profesor karena itu dia tak menganggap sapaan itu sebagai hal serius. Cuma kemudian diseriusi oleh orang yang bodoh. Kutipan kata-kata Rocky ini sepintas seperti spontan namun ini saya nilai suatu kecerdasan berlogika.

Rocky tak tahu kapan sapaan tersebut bermula. Hanya saja selama 15 tahun menjadi dosen tidak tetap atas permintaan UI, dirinya memang punya andil dalam mengembangkan ilmu filsafat di kampus tersebut.

Andil tersebut misalnya dalam hal perumusan 7 sampai 9 mata kuliah baru dan sekaligus mengajarkannya di UI karena tidak ada yang mampu.

Rocky antara lain menyebut mata kuliah filsafat ekonomi, politik, hukum lingkungan, teknologi, dan teori keadilan yang pernah diajarkannya di UI.

Bahkan, menurut dia, visi-misi program doktor UI itu pun dirinya yang menulis, termasuk menyiapkan susunan kurikulumnya.

Rocky mengungkapkan hal itu saat disinggung adanya sejumlah pihak yang menyebut dirinya bukan dosen UI, apalagi bergelar profesor.

Rocky memang bukan profesor dan tidak pernah mengaku-aku. Anggap saja profesor gadungan Rocky ini sebagai guyonan kita sebagai anak diskusi. Rocky seorang akademisi  yang masih gemar naik gunung ini juga punya selera humor yang tinggi.

Rocky mengaku dirinya pernah kuliah filsafat di UI sampai selesai, meski tak pernah ikut wisuda dan mendapatkan ijazah. Dia merasa tak membutuhkan semua formalitas semacam itu. Sebelum filsafat, Rocky pernah kuliah di ekonomi, hukum, politik Rocky mempunyai banyak jaket kuning.

Pada bagian lain, dia juga membenarkan bahwa selama 15 tahun menjadi dosen tidak tetap UI, dirinya tak pernah mengambil honor. Alasannya, dia tak merasa miskin untuk menerima honor dari UI yang jumlahnya tak besar, namun  Rocky tidak merasa miskin.

Rocky mengaku dirinya kerap menerima undangan untuk berceramah atau memberikan pelatihan dari berbagai lembaga dengan honor yang memadai.

"Hari ini" kita kehilangan figur seorang kritikus yang keras namum intelektual, banyak kita temui kritikus penuh emosi untuk menutupi kekurangannya. Hal ini tidak kita temui pada Rocky. 

Ya, saya sebut Rocky sebuah oase karena  rakyat perlu dibangun kecerdasan intelektualnya dengam suatu kepercayaan diri.  Hal ini penting Bahkan bukan sekedar penting, namun sudah jadi kebutuhan mendesak.

Jangan sampai kita menjadi begitu dungu untuk sekedar memposisikan diri membela subjek tertentu.

Framing suatu berita akan menjadi buruk ketika tidak berimbang, Rocky Gerung "hadir" menjadi oase di "padang gurun". Sebab kritiknya bukan sekedar kritik namun mencerdaskan dan menghidupan logika berpikir kita atas sebuah gagasan dan ide yang perlu di dalami.

Jika kita asumsikan Pilpres 2019 dimenangkan pihak yang tidak pernah dikritik Rocky dihadapan publik.  Dan Rocky Gerung malah menjadi pejabat dan berhenti mengkritik presiden baru, maka kita semua akan mengkritik Rocky Gerung. 

Semoga saja Rocky tidak akan menjadi dungu berikutnya, namun tetap menjadi oase demokrasi substansial. Selamat berdemokrasi dan jangan jadi dungu.

Harry Ara SH MH Praktisi Hukum

Komentar Pembaca
New Zealand dan Bara Baruch Goldstein
Islamku

Islamku

MINGGU, 03 MARET 2019

Kemampuan Jokowi Gaet Swing dan Undecided Voters Dipertanyakan
Debat Capres Untuk Siapa?

Debat Capres Untuk Siapa?

RABU, 13 FEBRUARI 2019

Surat Untuk Dhani

Surat Untuk Dhani

SELASA, 29 JANUARI 2019

Kalla Meninggalkan Jokowi

Kalla Meninggalkan Jokowi

SENIN, 28 JANUARI 2019

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00