Jelang Nataru, Dirjen Hubdat Tinjau Kesiapan Dermaga Eksekutif Merak

Nasional  KAMIS, 20 DESEMBER 2018 , 10:40:00 WIB | LAPORAN:

Jelang Nataru, Dirjen Hubdat Tinjau Kesiapan Dermaga Eksekutif Merak

Dermaga Eksekutif Merak/Zul

Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat), Budi Setiyadi mengunjungi Pelabuhan Penyeberangan Merak untuk memeriksa kesiapan Merak dalam menghadapi penyelenggaraan Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru) pada Rabu (19/12).

"Peninjauan ini berkaitan dengan penekanan dari Menteri Perhubungan (Menhub), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), dan Kapolri yaitu menyiapkan sarana, prasarana juga rampcheck. Kapolri juga mengingatkan pentingnya mewaspadai ancaman terorisme,” kata Budi di atas garbarata yang sedang terhubung dengan salah satu kapal yang sedang bersandar di Dermaga Eksekutif di Merak.

Dengan didampingi Ira Puspadewi, Direktur Utama PT. ASDP Indonesia Ferry, Dirjen Budi menyapa beberapa penumpang yang baru saja turun dari kapal penyeberangan.

Masyarakat banyak yang merasa puas dan tidak menyangka situasi bagus seperti ini ada di Merak. Dengan beroperasinya dermaga eksekutif ini diharapkan pelayanan kita betul- betul dirasakan masyarakat,” ungkap Budi.

Garbarata yang sama selayaknya di pesawat ini merupakan salah satu fasilitas premium yang dapat dinikmati di Dermaga Eksekutif yang baru pertama ada ini.

Budi menyampaikan bahwa penyelenggaraan Nataru tahun ini sebagai ajang uji coba kesiapan dermaga eksekutif ini.

Untuk Nataru nanti pertama kali akan kita uji coba, nanti kita persiapkan yang sebenarnya untuk berangkat pada Lebaran 2019 mendatang. Melihat kenaikan penumpang tidak begitu signifikan, paling antara 5%-10% jadi kita harapkan begitu uji coba ini menjadi pembelajaran kita termasuk operator bagaimana pelayanan kita untuk Lebaran di 2019,” katanya.

Fokus utama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menurut Dirjen Budi ada pada beberapa wilayah yang diprediksi akan mengalami lonjakan penumpang seperti Danau Toba Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Manado, dan Ambon.

Daerah-daerah ini menjadi perhatian Bapak Menhub untuk kesiapan dermaga penyeberangan termasuk kapal- kapal penyeberangannya,” jelas Budi.(dod)

Komentar Pembaca