Lewat PMI, Perdana Sumbang Korban Tsunami Selat Sunda

Sosial  JUM'AT, 28 DESEMBER 2018 , 12:46:00 WIB

Lewat PMI, Perdana Sumbang Korban Tsunami Selat Sunda

Perdana sumbang korban tsunami Selat Sunda/Ist

Perusahaan pinjaman online terdepan di Indonesia, Perdana turut berduka atas bencana tsunami Selat Sunda yang menelan korban meninggal dunia lebih dari 450 orang dan menelantarkan belasan ribu warga lainnya.

Perdana pun berpartisipasi menyerahkan dana bantuan senilai Rp 30 juta melalui Palang Merah Indonesia Cilegon.

Selain itu, perwakilan Perdana juga menyerahkan bantuan berupa kompor gas, alat masak, dan kebutuhan praktis lainnya seperti sabun mandi dan cuci, obat-obatan, pakaian dalam, popok dan pembalut wanita. Pakaian layak pakai dan isi kotak amal hasil sumbangan para karyawan Perdana pun ikut diserahkan.

"Perdana turut berduka cita atas musibah tsunami yang menimpa warga di sepanjang Selat Sunda dan kepada para korban yang kini hidup di berbagai lokasi pengungsian, kami ingin tegaskan: kami adalah teman kalian, dan sebisa mungkin kami ingin membuat hidup kalian lebih lancar, lebih nyaman di masa yang sangat sulit ini,” kata Randy Salim, Chief Communications Officer Perdana, Jumat (28/12).

"Setelah berkoordinasi dengan pihak PMIß, kami diinformasikan bahwa bantuan berupa bahan makanan sudah banyak diterima dari berbagai sumber. Yang lebih dibutuhkan saat ini adalah dapur umum yang memadai. Karena itulah kami fokuskan bantuan ke arah sana dengan mendonasikan sejumlah kompor gas dan peralatan masak sehingga teman-teman di lokasi pengungsian bisa lebih mandiri," sambungnya.

Perdana adalah perusahaan fintech yang bergerak di segmen cash loan dan resmi terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perdana kini dalam proses memenuhi syarat untuk mendapatkan lisensi operasional penuh.

Terdapat dua produk pinjaman yang ditawarkan Perdana, yaitu senilai Rp 800 ribu dan Rp 1,5 juta. Jumlah itu persis yang akan ditransfer ke rekening pelanggan yang memenuhi syarat, tanpa potongan biaya administrasi. Kedua jumlah pinjaman ini memiliki waktu jatuh tempo 14 hari dan bisa diakses di 488 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09