7 Daerah Ini Larang Warganya Rayakan Malam Tahun Baru

Nusantara  MINGGU, 30 DESEMBER 2018 , 14:36:00 WIB

7 Daerah Ini Larang Warganya Rayakan Malam Tahun Baru

Perayaan malam tahun baru/Net

RMOLJakarta.Momen pergantian tahun biasanya dirayakan masyarakat dengan berbagai kegiatan. Tapi pergantian tahun 2018 ke 2019 ini, sejumlah wilayah di Indonesia justru melarangnya.

Salah satunya adalah Pemkab Aceh Barat yang melarang masyarakatnya untuk merayakan Tahun Baru 2019. Larangan ini sudah disepakati bersama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) setempat. Kapolres, Dandim, Kejari, Ketua pengadilan, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Majelias Adat Aceh (MAA) menyepakati hal ini dan sudah disebarluaskan ke masyarakat. 

"Larangan ini berlaku bagi seluruh umat muslim yang ada di Aceh Barat," kata Bupati Aceh Barat, Ramli MS seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu (29/12).

Adapun bentuk larangan perayaan tahun baru yang dituangkan dalam imbauan tersebut, tambah Ramli, meliputi larangan bepergian ke pantai dan menggelar kegiatan konser musik termasuk di tempat umum.

Aturan itu, sambung Ramli, juga melarang warga muslim untuk menyalakan kembang api saat pergantian tahun dan melarang warga muslim untuk meniupkan terompet atau sejenisnya. Untuk itu, kata Ramli, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat bakal menggelar razia kembang api.

Selain itu dirinya juga meminta agama lain untuk menghormati umat muslim yang menjalankan aturan itu. "Bagi umat non muslim, juga harus menghargai umat muslim. Sehingga toleransi antarumat beragama akan semakin lebih baik dan harmonis," ucap dia.

Bukan hanya itu, pemerintah daerah juga akan menurunkan polisi syariah (petugas wilayatul hisbah), untuk melakukan patroli dan pengawasan di sejumlah lokasi wisata agar kegiatan tersebut benar-benar tidak dilakukan.

Ternyata bukan cuma Aceh Barat yang melarang, Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman juga mengimbau masyarakat di ibu kota Provinsi Aceh tersebut tidak merayakan malam tahun baru.

"Kami mengimbau masyarakat tidak merayakan tahun baru masehi dalam bentuk apa pun karena menyalahi ajaran Islam," tukas Aminullah Usman di Banda Aceh, Sabtu (29/12).

Selain menyalahi ajaran Islam, menurutnya, perayaan malam tahun baru juga bertentangan dengan adat istiadat di Aceh yang mayoritas masyarakatnya muslim.

Oleh karena itu, Aminullah Usman mengajak masyarakat dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh menegakkan syariat Islam, sehingga terlaksana dengan kaffah atau menyeluruh.

Serupa dengan Aceh Barat, pelarangan juga dilakukan di wilayah Riau. Larangan perayaan malam tahun baru telah diberlakukan oleh Wali Kota Pekanbaru, Bupati Siak, Bupati Kuantan Singingi dan Bupati Indragiri Hulu serta Gubernur Provinsi Riau.

Pada surat edarannya, Gubernur Riau, Wan Thamrin Hasyim meminta kepada aparatur sipil negara, organisasi perangkat daerah, tenaga harian lepas, pergururuan tinggi, organisasi masyarakat, hingga paguyuban, untuk tidak merayakan malam tahun baru dalam bentuk hiburan maupun menyalakan kembang api, petasan dan peniupan terompet.

Masyarakat dilarang untuk merayakan malam Tahun Baru 2019 dengan segala bentuk pesta pora dan hura-hura tak berguna, sebagai bentuk empati kepada korban bencana alam tsunami Selat Sunda.

Gubernur Riau dengan tegas juga meminta seluruh pemilik tempat hiburan untuk tidak beroperasi. Ia juga mengimbau orang tua untuk melarang anak-anak mereka melakukan pawai dan pergi ke tempat hiburan, serta meminta masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan melaksanakan ibadah sesuai agama masing-masing.

Kepala Bagian Humas Biro Humas, Protokoler dan Kerjasama Setdaprov Riau, Fuadi meminta agar masyarakat untuk berzikir menyambut tahun baru. Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, juga menerbitkan surat instruksi serupa pada 28 Desember.

Dalam surat instruksinya, Firdaus meminta agar tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid atau musala, dan organisasi Islam mengajak masyarakat untuk melaksanakan kegiatan keagamaan seperti muhasabah, ceramah agama dan kajian agama.(dod)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00