Jadi Khatib di Rutan Polda Jabar, Habib Bahar Bicara Soal Kesabaran

Peristiwa  SABTU, 05 JANUARI 2019 , 12:41:00 WIB

Jadi Khatib di Rutan Polda Jabar, Habib Bahar Bicara Soal Kesabaran

Habib Bahar bin Smith/Net

RMOLJakarta.Tersangka kasus penganiayaan, Habib Bahar bin Smith (HBS) dipercaya menjadi khatib dan imam salat Jumat di Rumah Tahanan Polda Jawa Barat, Kota Bandung, Jumat (4/1).

Informasi tersebut disampaikan kuasa hukum HBS, Aziz Yanuar saat dihubungi wartawan.

Menurut Aziz, Habib Bahar dalam kondisi sehat sehingga dapat menjalankan ibadah seperti biasa.

"Beliau Jumatan di dalam penjara. Jadi imam dan khatib," kata Aziz.

Menurut Aziz, dalam ceramahnya, HBS menyampaikan tentang kebaikan dan kesabaran.

"Beliau tetap istiqamah saja. Saat jadi khatib menyampaikan soal kebaikan dan kesabaran," ujar Aziz.

Sebelumnya, Kapolda  Jawa Barat, Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto memaparkan kronologi penganiayaan terhadap remaja yang diduga dilakukan oleh HBS.

Agung menjelaskan, kejadian berawal dari korban MKU (17) dan CAJ (18) dijemput paksa oleh orang-orang suruhan Habib Bahar bin Smith dari rumahnya pada Sabtu (1/12) dengan menggunakan dua unit mobil.

Kemudian, kedua korban dibawa ke Pondok Pesantren Tajul Alawiyib di Kampung Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Di tempat tersebut, korban lalu dipukuli secara bergantian dan diduga dilakukan oleh dan atas perintah Habib Bahar bin Smith.

Peristiwa penganiayaan itu bahkan direkam dengan menggunakan telepon seluler serta diunggah ke Youtube dan viral.

Kata Agung, kedua korban pada saat direkam dalam kondisi luka memar dan terlihat banyak darah di wajahnya.

"Videonya lengkap. Sudah ada kita sita, nanti saatnya akan kita serahkan ke kejaksaan dan jaksa penuntut umum sebagai barang bukti," kata Agung, Rabu (19/12).

Berdasarkan hasil pemeriksaan korban, Agung menuturkan alasan pelaku menganiaya karena CAJ mengaku-ngaku sebagai Habib Bahar bin Smith dalam sebuah acara di Bali pada 29 November 2018. Sedangkan MKU mengaku-ngaku sebagai HA, rekan Habib Bahar.

"Kemudian tanggal 1 Desember itu langsung dijemput paksa," ujar Agung.

Atas perbuatan tersebut, Habib Bahar bin Smith dan lima tersangka lain ditetapkan sebagai tersangka. Kelimanya yaitu AG dan BA yang ditahan di Mapolres Bogor, serta HA, HDI dan SG.

Para tersangka disangkakan dengan Pasal 170 KUHP dan atau Pasal 351 KUHP dan atau Pasal 333 KUHP dan atau Pasal 80 UU 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002.(dod)

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Cegah Banjir, 41 Drainase Vertikal Dibangun di Jaktim
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00