Serikat Pekerja JICT dan Pelindo II Geruduk DPR

Peristiwa  SELASA, 08 JANUARI 2019 , 21:38:00 WIB | LAPORAN:

Serikat Pekerja JICT dan Pelindo II Geruduk DPR

Serikat Pekerja JICT dan Pelindo II/Zul

Gabungan pekerja pelabuhan dari Serikat Pekerja Jakarta International Container Terminal  (SP JICT) dan pekerja Pelindo II kembali melakukan aksi protes di Gedung DPR, Selasa (8/1).

Dalam aksinya mereka menyatakan bahwa pekerja pelabuhan akan terus melakukan aksi di DPR, KPK, Istana dan Kementerian BUMN sampai ada kejelasan kasus perpanjangan kontrak JICT-Koja kepada Hutchison yang terindikasi merugikan negara hampir Rp 6 triliun berdasarkan audit investigasi BPK RI. Kontrak Hutchison di JICT sendiri akan berakhir dalam 79 hari ke depan.

"Kami akan melakukan aksi yang lebih besar selama 3 bulan ke depan sampai ada kejelasan dari pemerintah terkait kontroversi penjualan aset negara JICT-Koja kepada Hutchison," kata Sekretaris Jenderal SP JICT, Firmansyah.

Pasalnya, lanjut dia, meski sudah ada audit investigatif dari BPK yang menyatakan perpanjangan kontrak JICT-Koja melanggar Undang-undang karena tanpa izin pemerintah, tanpa tender dan tanpa dimasukkan dalam rencana jangka panjang perusahaan, namun Hutchison masih menjalankan paksa perpanjangan kontrak JICT-Koja tanpa alas hukum. Selain itu, KPK pun sedang merampungkan kasus JICT-Koja

"Dengan adanya kepastian hukum kasus penjualan aset nasional JICT-Koja, maka iklim investasi akan semakin membaik," ungkap Firmansyah

Ke depan, lanjut dia, pemerintah harus berhati-hati terhadap segala investasi yang dalam jangka panjang menghilangkan potensi ekonomi dan kedaulatan nasional.

Selain tuntutan tersebut, para demonstran menuntut agar 400 pekerja outsourcing JICT (SPC) dan 42 pelaut PT Jasa Armada Indonesia (JAI) yang dipecat lewat modus peralihan vendor karena menyuarakan penyelamatan aset bangsa dan menuntut keadilan, agar diperkerjakan kembali.

"Kami menuntut manajemen JICT dan JAI agar segera mempekerjakan kembali mereka yang di-PHK," tegas dia.(dod)

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19