Hanura Kecewa Ada PNS Lolos Seleksi Tapi Tak Ikut Dilantik Anies

Jakarta  JUM'AT, 11 JANUARI 2019 , 14:11:00 WIB

Hanura Kecewa Ada PNS Lolos Seleksi Tapi Tak Ikut Dilantik Anies

Anies Baswedan lantik pejabat/Ist

RMOLJakarta.Anggota Fraksi Partai Hanura DPRD DKI Jakarta, Veri Yonnevil mempertanyakan keputusan Gubernur DKI, Anies Baswedan, dalam melantik pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI, Rabu (9/1) lalu.

"Pelantikan beberapa pejabat tentu gubernur memberikan kepercayaan kepada orang-orang yang dianggap kredibilitasnya tinggi. Cuma persoalannya adalah bahwa gubernur tidak belajar dari pengalaman bahwa menempatkan seseorang itu harus sesuai dengan ‘basic’ (dasar) dan kemampuannya,” kata Veri, Jumat (11/1).

Malahan, lanjut Veri, ada beberapa calon kepala dinas yang seharusnya dilantik, namun dinilai tidak sesuai hingga akhirnya tidak jadi dilantik karena gubernur memilih berdasarkan masukan tim suksesnya.

Veri menyayangkan orang yang lulus tes seleksi kepala dinas, namun tidak dilantik dan ini sama halnya dengan inkonsistensi gubernur terhadap kebijakannya.

"Wah, enggak perlu saya kasih tahu (nama pejabat yang tidak jadi dilantik), gubernur diharapkan agar konsisten dengan kebijakannya, yang lulus tes dilantik,” ujar Veri.

Sebelumnya, Gubernur Anies melantik tujuh pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov DKI. Pergantian, promosi, dan pergeseran atau mutasi pejabat ini merupakan kebutuhan Pemprov DKI Jakarta dalam rangka dinamisasi manajemen yang baik, cepat, tepat, dan efektif,” ujar Anies. 

Adapun ketujuh pejabat eselon II yang dilantik adalah, Sri Haryati sebagai Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sri Mahendra Satria Wirawan menjadi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dan Chaidir menempati posisi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Kemudian, Hari Nugroho sebagai Kapala Dinas Dinas Bina Marga, Widyastuti menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Kelik Indriyanto menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, serta Uus Kuswanto dilantik sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Timur.

Anies juga mengaku gagal mendapatkan empat pejabat berkualitas untuk mengisi pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang kosong, yakni kepala Dinas Perindustrian dan Energi, wakil kepala Satuan Polisi dan Pamong Praja, Dinas Pendidikan, dan kepala Biro Organisasi dan Reformasi Birokrasi Sekretariat Daerah.

Anies mengatakan, semua kandidat yang ikut dalam lelang jabatan, dinilai gagal memenuhi standar yang ditentukan.

"Tidak ada yang memenuhi syarat, setelah di-review dan diseleksi," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/1).

Empat posisi ini merupakan sisa dari 14 jabatan yang dilelang oleh Pemprov DKI.

"Jadi ada (10 jabatan) yang kandidatnya berkompetensi dan memiliki pengalaman relevan, itu sudah masuk. Tapi yang tidak ada berkompetensi akan dibuka lagi," ujar Anies.(dod)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00