Tolak Bencana, Majelis Taklim Ar Rasyid Gelar Doa Bersama di Kepulauan Seribu

Jakarta  SENIN, 14 JANUARI 2019 , 15:55:00 WIB

Tolak Bencana, Majelis Taklim Ar Rasyid Gelar Doa Bersama di Kepulauan Seribu

M Rico Sinaga/Net

Pengajian bulanan Majelis Taklim Ar Rasyid ke-11 akan digelar di Kepulauan Seribu pada Rabu (16/1) lusa. Kegiatan ini mengagendakan pembacaan doa tolak bencana bagi warga di Kepulauan Seribu.

"Doa ini kita selenggarakan mengingat wilayah Kepulauan Seribu merupakan wilayah rawan tsunami. Karena selain rata-rata pulau di wilayah itu hanya memiliki tinggi dua meter di atas permukaan laut, juga karena pulau-pulau di wilayah itu tidak memiliki dataran tinggi," kata Ketua FKDM DKI Jakarta, M Rico Sinaga di Balai Kota DKI, Senin (14/1).

Menurut Rico, bencana tsunami yang menerjang pesisir Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang, Provinsi Banten serta pesisir Lampung Selatan pada 22 Desember 2018 yang dipicu longsoran di Gunung Anak Krakatau, membuat warga di Kepulauan Seribu khawatir. Apalagi karena saat gunung itu meletus dengan hebat pada 26 Desember 2018 dan melontarkan abu vulkanik setinggi 5.500 kaki ke arah barat daya dan 1.800 kaki ke arah timur, sebaran abu vulkaniknya tak hanya jatuh di Serang dan Cilegon, tapi juga di wilayah Kepulauan Seribu.

"Karena itu untuk pengajian bulanan Ar Rasyid yang diselenggarakan di Kepulauan Seribu, kita agendakan pembacaan doa tolak bencana dengan harapan, semoga dengan dibacakannya doa tersebut, wilayah Kepulauan Seribu aman dan terbebas dari tsunami," ujar Rico.

Seperti diketahui, Majelis Taklim Ar Rasyid didirikan oleh FKDM DKI Jakarta pada Maret 2016.

Saat peresmian yang juga sekaligus menjadi pengajian bulanan pertama, diselenggarakan di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta di Taman Surapati, Menteng, Jakarta Pusat, dan dihadiri oleh Gubernur Anies Baswedan.

Ketua Majelis T'lim Ar Rasyid, KH Salim Tohir mengatakan, sebagai organisasi yang bergerak di bidang keagamaan, masalah bencana dan keselamatan umat termasuk masalah yang menjadi perhatian majelis talim pimpinannya.

"Karena itu, menyadari rawannya warga Kepulauan Seribu terhadap bahaya tsunami, kita bacakan doa agar warga di sana terbebas dari berbagai bencana, termasuk tsunami," ujar Salim.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09