Tjahjo Kumolo Bisa Jadi Tersangka Suap Meikarta

Hukum  SELASA, 15 JANUARI 2019 , 14:01:00 WIB

Tjahjo Kumolo Bisa Jadi Tersangka Suap Meikarta

Tjahjo Kumolo/Net

RMOLJakarta.Nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo disebut dalam sidang kasus suap proyek Meikarta yang berlangsung di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Senin (14/1) kemarin.

Bupati Bekasi, Neneng Hasanah, menyebut, Tjahjo ikut andil dalam memuluskan izin proyek Meikarta.

Menanggapi hal ini, pakar hukum pidana, Abdul Fikhar Hadjar, menduga, jika Tjahjo selaku Mendagri ikut memuluskan izin proyek Meikarta, maka ia bisa disebut sebagai pelaku. Padahal proyek tersebut bermasalah mengenai perizinan.

"Jika benar Tjahjo Kumolo sebagai Mendagri menerintahkan bawahannya (Dirjen Otonomi Daerah Soni Sumarsono) untuk memberikan izin kepada Bupati Bekasi padahal tidak memenuhi syarat, maka Tjahjo bisa juga dikualifikasi sebagai pelaku," kata Fikhar kepada wartawan, Selasa (15/1).

Fikhar menjelaskan, dalam perspektif hukum pidana, pelaku (dader) tidak hanya tunggal. Melainkan terdapat pelaku lainnya yang menurut istilah hukum madedader.

Hal ini pun tertuang dalam pasal 55 KUHP sebagai pelaku utama, dan pelaku lainnya juga diatur dalam pasal 56 KUHP.

"Jadi pelaku penyerta atau pelaku lainnya adalah mereka yang ikut langsung melakukan, menyuruh melakukan (intelektual dader) dan mereka yang turut serta melakukan," ucap Fikhar, "Demikian juga mereka yang memberi atau menjanjikan sesuatu dengan menggunakan kekuasaan atau dengan kekerasan, memberikan kesempatan dan sarana serta menganjurkan untuk melakukan kejahatan."

Oleh karenanya, untuk mendalami pernyataan Neneng, kata Fikhar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perlu memanggil Tjahjo untuk dilakukan pemeriksaan terkait pernyataan Neneng di dalam persidangan.

"KPK harus memanggil Tjahjo Kumolo untuk dikonfirmasi pengajuan Bupati, kemudian juga saksi-saksi lain yangyg mengetahui perintah tersebut. Ini perlu untuk kemudian memutuskan status Tjahjo, apakah sebagai saksi atau tersangka," pungkasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo disebut-sebut dalam persidangan kasus suap perizinan proyek Meikarta di Kabupaten Bekasi.

"Saat itu, saya dipanggil ke ‎ruangan pak Dirjen Otonomi Daerah (Soni) Soemarsono di Jakarta. Saat itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menelpon ke Pak Soemarsono, berbicara sebentar kemudian telpon Pak Soemarsono diberikan kepada saya, dan Tjahjo Kumolo bilang ke saya, tolong perizinan Meikarta dibantu," jelas Neneng, menirukan ucapan Tjahjo.(dod)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00