Ratusan Pelaku Industri Digital Ikut Blockchain & Fintech Southeast Asia Summit 2018

Ragam  RABU, 16 JANUARI 2019 , 09:25:00 WIB | LAPORAN:

Ratusan Pelaku Industri Digital Ikut Blockchain & Fintech Southeast Asia Summit 2018

Blockchain & Fintech Southeast Asia Summit 2018/Zul

RMOLJakarta. Sekitar tiga ratusan pelaku usaha berbasis teknologi digital mengikuti ajang Blockchaine & Fintech Sooutheast Asia Summit 2019 yang berlangsung di Hotel JW Marriot, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (15/1).

Kegiatan tersebut diisi dengan seminar dan pemaparan berbagai hal yang berkaitan dengan Blockchain dan Fintech. Mereka juga berkesempatan berdiskusi dan saling tukar pengalaman terkait bisnis berbasis digital yang dijalankan.

Salah satu pembicara, Rusdi Rusdiah, Chairman ABDI dan Pakar Telekomunikasi dari Komitel mengatakan, Blockchain merupakan teknologi yang cocok digunakan untuk bisnis yang membutuhkan tingkat kepercayaan (trust) tinggi. Salah satunya adalah bisnis yang berkaitan dengan bidang keuangan.

"Sejauh ini Blockchain merupakan satu-satunya teknologi yang mampu menjawab kebutuhan perusahaan yang memerlukan tingkat kepecayaan tingkat tinggi seperti perbankan atau lembaga keuangan berbasis teknologi (fintech)," katanya.

Ke depan, lanjutnya, program ini akan menggantikan teknologi-tenologi yang sudah terlebih dahulu ada yang terutama digunakan oleh perusahan-perusahan yang memerlukan peran atau keterlibatan pelanggan.

"Blockchain cocok digunakan oleh perusahaan yang memerlukan keterbukaan data dan informasi bagi semua pihak baik perusahaan maupun pelanggan," terangnya.

Hal senada juga disampaikan Founder & CEO Element, Sun Woo Chu. Menurutnya, kehadiran Blockchain akan menguntungkan pelanggan. Karena pelanggan dapat mengakses data yang dimiliki perusahaan, terutama yang berkaitan dengan pelanggan tersebut.

"Sekarang ini data-data mengenai pelanggannya hanya disimpan dan bisa diakses oleh perusahaan saja. Dangan Blockchain, semua pihak yang bersangkutan dengan data yang telah diinput akan dapat mengakses data tersebut," terangnya. 

Sementara itu, Executive Diractor Huobi Indonesia, Alex Wa mengungkapkan, saat ini Blockchain sudah mulai dilirik oleh pengusaha-pengusaha di tanah air. Dukungan dari pemerintah Indonesia sendiri sudah cukup baik.

"Kita yakin kehadiran Blockchain di Indonesia akan mendapat respon yang pesitif dari pelaku-pelaku usaha di Indonesia. Teknologi ini akan membantu mereka. Pemerintah Indonesia juga dapat memanfaatkan Blockchain untuk memperkuat hal-hal yang berkaitan dengan pengumpulan dan penguatan data yang dibutuhkan," terangnya.

Lebih lanjuta dia mengungkapkan, pertumbuhan perusahan yang menggunakan teknologi Blockchain di suluruh dunia juga cukup pesat. Hal ini dikarenakan, program ini sangat membantu para pelaku usaha, konsumen dan juga pemerintah setempat.

"Kami yakin Blockchain akan manjadi toknologi yang paling diminati di tingkat global," tandasnya.(dod)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00