Nyolong Start, Jokowi Diperkarakan ke Bawaslu

Politik  RABU, 16 JANUARI 2019 , 15:33:00 WIB

Nyolong Start,  Jokowi Diperkarakan ke Bawaslu

BPN Prabowo-Sandi lapor Bawaslu/RMOL

RMOLJakarta.Capres nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi dilaporkan ke Bawaslu DKI Jakarta. Jokowi diduga melakukan pelanggaran UU Pemilu saat menyampaikan pidato politik di acara Deklarasi Dukungan Alumni Universitas Indonesia mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Pelapor Jokowi adalah Tim Advokasi Badan Pemenangan Provinsi Prabowo-Sandi.

"Hari ini kami melaporkan adanya pelanggaran yang dilakukan pasangan nomor urut 01. Laporan kami diterima Bagian Pengawas Bawaslu DKI Raka Jaelani. Bukti laporan sudah tertera dalam surat Bawaslu nomor : 006/lp/pp/prov /12 00/1/2019," kata Sekretaris Badan Pemenangan Provinsi Prabowo-Sandi, Muhammad Taufiqurahman di kantor Bawaslu DKI di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Rabu (16/1).

Laporan yang dilayangkan ke Bawaslu itu, kata Taufiqurahman, disertai tiga lampiran.

Pertama, video rekaman sambutan Presiden Jokowi di acara tersebut yang kontennya berisi dugaan kampanye. Kedua, link pemberitaan media online terkait acara tersebut. Dan penyampaian visi misi Jokowi - Ma'ruf Amin.

"Yang dimana itu disampaikan visi misi tersebut disampaikan dalam Deklarasi Alumni UI tersebut," ujar Taufiqurahman.

Terkait dugaan pelanggaran tersebut, Taufiqurahman menerangkan, pada sambutannya di acara Deklarasi Dukungan Alumni Universitas Indonesia mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin yang digelar di kawasan Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jokowi menjanjikan akan memberi fasilitas rumah murah. Pernyataan Jokowi itu dianggap menyalahi aturan.

"Padahal penyampaian pidato politik tersebut baru diperbolehkan pada tanggal 24 sampai 21 hari ke depan. Kenapa kemarin sudah disampaikan, itu kan bisa dikatakan nyolong start," tegas Taufiqurahman.

Dengan adanya laporan itu, Taufiqurahman menambahkan pihaknya berharap pelaksanaan pemilu yang rencana akan digelar beberapa bulan lagi berjalan jujur adil dan transparan.

"Kami harap laporan ini tidak ada intervensi dari pihak manapun termasuk dari orang nomor satu di negeri ini. Keadilan harus tetap ditegakan dan pelanggaran kami harap tidak ada dalam pesta demokrasi yang sedang berlangsung," tutur Taufiqurahman.

Seperti diketahui, Sabtu (12/1) lalu, ribuan orang berkaus kuning memadati kawasan Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, untuk mengikuti Deklarasi Dukungan Alumni Universitas Indonesia mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Mereka mengatasnamakan Gerakan Alumni Universitas Indonesia untuk Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin. Jokowi pun menghadiri acara tersebut.(dod)

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Cegah Banjir, 41 Drainase Vertikal Dibangun di Jaktim
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00