6 Underpass dan Underpass Bisa Bikin Ribet Laporan BPK

Jakarta  SABTU, 19 JANUARI 2019 , 11:19:00 WIB

6 Underpass dan Underpass Bisa Bikin Ribet Laporan BPK

Amir Hamzah/Ist

RMOLJakarta.Tercatat ada enam flyover (FO) dan underpass (UP) yang rampung dibangun Dinas Bina Marga DKI di 2018. Namun kabarnya hingga kini belum diserahterimakan dari kontraktor ke Pemprov DKI Jakarta.

‎Padahal, FO dan UP tersebut sudah digunakan untuk umum. Seperti, UP Kuningan, UP Mampang, UP Matraman, FO Cipinang, FO Pancoran dan FO Bintaro.

‎Pengamat Kebijakan Publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW), Amir Hamzah mengatakan, mestinya harus ada berita acara serah terima terlebih dulu. Jika tidak ada berita acara serah terima, maka FO dan UP tersebut belum sah menjadi aset daerah.

‎Dalam hal ini kita tahu bahwa pemerintah berkewajiban memberikan pelayanan publik kepada masyarakat, namun pelayanan publik dengan cara menyimpang dari aturan bukanlah hal yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan,” kata Amir, Sabtu (19/1).

‎Hal ini, lanjut Amir, juga akan menimbulkan dampak tidak kondusif di saat nanti Badan Pemeriksa KeBPK melakukan audit terhadap pengelolaan anggaran. Terutama yang berkaitan dengan pengelolaan aset daerah. Tentunya kondisi ini kita pertanyakan kepada Pemprov DKI Jakarta,” ujar Amir.

‎Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta, Abdul Ghoni mendesak Inspektorat DKI untuk mengusut enam proyek jalan tak sebidang, berupa tiga underpass dan flyover yang hingga kini belum diserahterimakan kontraktor kepada Pemprov DKI.

"Itu harus diusut. Inspektorat harus turun dan beritahu masyarakat. Kita harus transparan," kata Ghoni, Kamis (17/1).

‎Enam proyek tersebut dibangun semasa Kepala Dinas Bina Marga DKI dijabat Asisten Pembangunan (Asbang) Sekda DKI, Yusmada Faizal.

‎Ghoni juga mempertanyakan alasan enam proyek yang dianggarkan tahun 2017 lalu ini belum ‎diserahterimakan kontraktor kepada Pemprov DKI Jakarta. Terlebih enam proyek tersebut pernah menjadi sasaran aksi vandalisme dan pencurian beberapa waktu lalu.

"Besi-besi yang sempat hilang di underpass itu karena keteledoran pelaksana proyek. Nanti ada tanggung jawab kontraktor kalau sudah diserahterimakan," tegas Ghoni.(dod)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00