BAZNAS Bareng Mustahik Panen Raya Lele, Sayur dan Jamur

Sosial  SENIN, 21 JANUARI 2019 , 16:43:00 WIB

BAZNAS Bareng Mustahik Panen Raya Lele, Sayur dan Jamur

Panen lele mustahik/Ist

BAZNAS bersama para mustahik di Kampung Bakung, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, melakukan panen lele bersama, Senin (21/1). Panen lele ini merupakan hasil dari program pemberdayaan "Mustahik Pengusaha" yang sudah berjalan sejak tahun 2018 lalu.

Panen raya dihadiri anggota BAZNAS, Irsyadul Halim dan Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) BAZNAS, Ajat Sudrajat mengatakan, BAZNAS melakukan pemberdayaan kepada para peternak lele dengan memberikan modal usaha, dan pendampingan dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para mustahik.

"Program 'Mustahik Pengusaha' BAZNAS adalah, program pemberdayaan ekonomi bagi para mustahik baik yang akan, atau sudah menjalankan usahanya. Program ini mengembangkan para mustahik pelaku Usaha Mikro Kecil (UKM)," kata Ajat.

Ia menjelaskan, di Kampung Bakung, BAZNAS melakukan pemberdayaan kepada para peternak lele, yang programnya sudah berjalan sejak tahun 2018. Peternak lele yang diberdayakan BAZNAS sebanyak 23 KK penerima manfaat. Modal yang diberikan dipergunakan untuk pembuatan kolam bioflok, pembelian bibit dan pakan lele.

"Bibit lele yang disebar sebanyak 46.000 ekor, dan yang bertahan hidup kurang lebih sekitar 80 persennya. Para peternak lele yang diberdayakan BAZNAS ini, sehingga pendapatan keseluruhan yang diperoleh adalah  Rp90.372.000," kata Ajat.

Ia menambahkan, tak hanya memberdayakan para peternak lele, BAZNAS juga melakukan pemberdayaan kepada para petani sayuran. Sebanyak 25 petani diberdayakan dengan diberikan modal usaha.

"Petani sayuran ini menanam tanaman berupa Terong, Oyong, Pare dan kacang Panjang, dengan luas lahan 20 ribu meter persegi. Setiap 4 bulan tanam, petani akan panen kurang lebih sekitar 106 ton sayuran, dan mendapat keuntungan sebesar Rp. 53.500.000," kata Ajat.

Ajat menambahkan, petani jamur di daerah tersebut juga diberdayakan, bantuan modal usaha sebesar Rp30.000.000 kepada 6 penerima manfaat, dengan penambahan modal tersebut mampu meningkatkan pendapatan petani sebesar 20 persen dari Rp2.400.000 menjadi Rp3.000.000.

Beberapa waktu lalu, program pemberdayaan BAZNAS 'Mustahik Pengusaha' juga diluncurkan di kawasan Kampung Melayu, Kelurahan Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Pemberdayaan berupa pengembangan warung Z-Mart dan pemberdayaan kepada mustahik pedagang nasi goreng keliling dilakukan.(dod)

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN