Pelajar Indonesia Borong Medali Emas di Ajang World Scholar’s Cup

Ragam  JUM'AT, 25 JANUARI 2019 , 11:12:00 WIB | LAPORAN: ZULFAHMI JAMBA

Pelajar Indonesia Borong Medali Emas di Ajang World Scholar’s Cup

Kontingen Sekolah Internasional Global Sevilla School/Zul

RMOLJakarta. Sekolah Internasional Global Sevilla School berhasil mempertahankan tradisi pelajar Indonesia meraih medali emas di ajang Tournament of Champion (TOC) World Scholar’s Cup (WSC), yang berlangsung di Yale University, Amerika Serikat. Di ajang bergengsi yang diikuti oleh 50 negara dan 3.000 siswa tersebut, mereka meraih 112 emas dan 88 perak.

Hasil yang baik ini diraih dengan tidak mudah. Persiapan-persiapan yang dilakukan sepanjang tahun baik dalam bentuk kegiatan extracurricular ataupun persiapan extra di hari Sabtu diikuti oleh seluruh siswa yang akan mengikuti World Scholar’s Cup.

Langkah untuk menuju puncak final WSC di Yale University tidaklah mudah. Dimulai dari tingkat nasional di Indonesia, tingkat regional kawasan Asia/Pacific yang diikuti oleh murid-murid kami di Melbourne dan akhirnya mencapai titik tertinggi yaitu Tournament of Champion,” kata Kepala Sekolah Global Sevilla School Pulomas, Jakarta, Purborini Sulistiyo dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (25/1).

Bentuk-bentuk kompetisi yang dilaksanakan di ajang WSC, terang dia, adalah lomba debat dan juga lomba membuat essay, cerdas cermat dan diikuti lebih dari 50 negara dan 3.000 siswa. Materi debat diberikan beberapa saat sebelum pelaksanaan debat.

Melihat hal ini, lanjutnya, apabila siswa tidak siap maka jelas siswa akan menjadi gugup dan kurang percaya diri.

"Siswa dilatih untuk mencari bahan dan dasar dari setiap statement yang akan disampaikan dalam ajang debat. Sumber data, siswa diharuskan untuk mencarinya sendiri melalui gadget yang mereka miliki,” terang Purborini.

Siswa di Global Sevilla telah dipersiapkan untuk menghadapi hal-hal ini. Baik kecepatan dalam mencari sumber data ataupun mengatasi kepanikan di dalam lomba dan mempersiapkan materi debat. Persiapan mental terus diasah dari hari ke hari, dengan terus latihan debat dan juga mempergunakan metode mindfulness.

Pelatihan yang berkesinambungan dan penerapan mindfulness, menjadikan siswa Global Sevilla menjadi tenang dan dan mampu mengendalikan suasana debat,” ungkap Purborini. Faktor lain yang membuat hasil WSC tahun baik adalah, dukungan orang tua murid sejak seleksi tingkat nasional sampai kepada puncak kegiatan WSC di Yale University di USA, bahkan beberapa orang tua murid dan bersama guru Global Sevilla, turut mendampingi ke USA.

Persiapan yang matang, dilatih oleh pengajar yang berpengalaman, penerapan mindfulness dan dukungan orang tua dalam ajang ini, merupakan kunci keberhasilan WSC yang merupakan tradisi Global Sevilla School Jakarta,” tandasnya.(dod)

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00