Sekda Tak Persoalkan Food Street di Pulau Reklamasi

Jakarta  JUM'AT, 25 JANUARI 2019 , 16:26:00 WIB

Sekda Tak Persoalkan Food Street di Pulau Reklamasi

Saefullah/Net

Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah tak mempersoalkan aktivitas food street di Pulau D Reklamasi atau Pulau Maju. Meski demikian, ia akan memeriksa perizinan di kawasan tersebut.

"Saya belum tahu (ada izin), lihat saja belum. Hari ini lihat," kata Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (25/1).

Menurut Saefullah, izin membuka usaha di daerah terbuka untuk publik seperti Pulau Maju bisa menyusul. Asalkan, masyarakat merasa membutuhkan tempat kuliner seperti itu.

"Ya, (izin) nanti sambil jalan, yang penting tertib, indah, ada orang butuh juga terhadap makanan itu. Nanti dicatatkan, ditata kelola," ujar Saefullah.

Saefullah beranggapan, kawasan kuliner itu mampu membangun perekonomian bisnis usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM). Pihaknya pun akan menugaskan Dinas UMKM untuk menata, membina, dan mengontrol makanan di sana.

Diketahui, denyut kehidupan di Pulau D, Jakarta Utara, tak berhenti. Hal tersebut terlihat dengan berdirinya food street atau kawasan kuliner yang menyuguhkan beragam hidangan di dalam pulau buatan hasil reklamasi itu.

Kurang lebih terdapat 28 gerai kuliner berdiri menjajakan makanan khas Indonesia hingga makanan khas Afrika. Masing-masing pedagang tak lupa untuk menawarkan setiap pengunjung yang bimbang untuk menyantap kudapan sesuai dengan selera.

Sebelumnya, Juni 2018, sebanyak 932 bangunan di dua pulau reklamasi, yakni Pulau C dan D disegel. Bangunan itu terdiri dari 409 unit rumah, 212 unit ruko, dan 313 unit ruko yang sekaligus tempat tinggal.(dod)

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19