Masjid Bukan Tempat Penyebaran Radikalisme dan Hoaks

Ragam  SABTU, 26 JANUARI 2019 , 10:50:00 WIB

Masjid Bukan Tempat Penyebaran Radikalisme dan Hoaks
Menjelang pencoblosan Pemilu Serentak 2019, makin marak penyebaran paham radikalisme dan informasi bohong alias hoaks yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab. Ironisnya, penyebaran paham radikalisme dan hoaks itu tak jarang dilakukan di tempat-tempat ibadah, seperti masjid.

"Padahal seharusnya pemilu menjadi ajang pembelajaran bagi masyarakat untuk menyikapi dan melihat kondisi bangsa," kata Ketua Forum Ukhuwah Pen2gurus dan Imam Masjid (FURUIA) Jabodetabek Wilayah Jakarta Selatan, Badru Tamami melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (26/1).

Badru mengatakan, adanya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab yang sengaja memproduksi berita hoaks dan menyebarkan paham radikalisme, menimbulkan polemik tersendiri di tengah masyarakat.

"Kami mengecam penggunaan masjid untuk menyebarkan paham radikalisme dan hoaks. Karena tempat ibadah  seharusnya menjadi sarana ibadah, belajar dan musyawarah bersama masyarakat serta menjadi tempat penyampai pesan dan pemersatu umat," papar Badru.

Badru menilai, kondisi ini akhirnya menjadikan masyarakat bimbang dengan isi ceramah yang disampaikan ditempat-tempat ibadah.

"Kita harus bersatu melawan serta menolak paham radikalisme dan hoaks serta berkomitmen bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama serta keutuhan NKRI," pungkas Badru.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09