Beredar Foto Ahmad Dhani di Tahanan, Warganet: Kok Foto Ahok Bareng Napi Lain Tak Ada

Hukum  SELASA, 29 JANUARI 2019 , 14:41:00 WIB

Beredar Foto Ahmad Dhani di Tahanan, Warganet: Kok Foto Ahok Bareng Napi Lain Tak Ada

Ahmad Dhani di tahanan/Net

Sejumlah foto yang menampilkan kondisi terakhir musisi sekaligus politisi Partai Gerindra Ahmad Dhani di dalam sel tahanan beredar di dunia maya. Dhani dijebloskan ke penjara setelah divonis bersalah dalam kasus ujaran kebencian dan dihukum 1 tahun 6 bulan penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (28/1).

Foto terkini Dhani dibagikan oleh Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Dahnil Anzar Simanjuntak melalui akun Instagram dan Twitter pribadinya.

"Saya dan semua anggota BPN berdoa dan yakin mas @AHMADHANIPRAST (Ahmad Dhani) kuat dan tegar," tulis Dahnil dalam Instagram-nya.

Foto Dhani di dalam tahanan bersama narapidana lain sontak ramai dikomentari warganet.

Seperti komentar politisi PAN DKI Jakarta, Dany Kusuma melalui akun Facebooknya.

"Inilah beda Ahmad Dhani dengan Ahok waktu di penjara. Ada foto Dhani bareng napi lainnya. Sementara waktu Ahok dipenjara, kok nggak ada fotonya. Sebenarnya Ahok emang pernah ditahan ya," tulis Dany, Selasa (29/1).

Dalam foto yang diunggah Dahnil, Dhani tampak duduk di atas karpet berwarna biru. Ia mengenakan blangkon, juga kaus dan celana jins dengan warna gelap senada. Dhani terlihat melantai bersama belasan orang yang diduga narapidana.

Pada selembar foto itu, Dhani menampilkan potret wajah tersenyum. Matanya melihat ke arah kamera. Sedangkan tangannya santai dipangku oleh lutut yang ditekuk ke atas. Sementara itu, badannya bersandar pada tembok yang bercat hitam.

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Ratmoho memvonis Ahmad Dhani hukuman penjara selama 1,5 tahun karena terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana. Selain menghukum satu tahun enam bulan, hakim juga memerintahkan Dhani untuk menjalani penahanan.

Tindak pidana yang dilakukan Dhani, menurut Ratmoho, yakni dengan sengaja dan tanpa hak menyuruh menyebarkan informasi yang menunjukkan rasa kebencian. Informasi yang tersebar itu, lanjutnya, juga menimbulkan permusuhan terhadap individu atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan SARA.

Putusan hakim itu lebih ringan dibanding tuntutan jaksa yang menuntut Dhani pidana penjara dua tahun. Dalam tuntutan jaksa, Dhani melanggar Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) tentang Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(dod)

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00