Jalan Tol, Perencanaan Zaman Soeharto Pembangunan SBY Gunting Pita Jokowi

Nasional  SABTU, 09 FEBRUARI 2019 , 06:55:00 WIB

Jalan Tol, Perencanaan Zaman Soeharto Pembangunan SBY Gunting Pita Jokowi

Joko Widodo dan Iriana/Ist

Mendekati pencoblosan Pemilu 2019, makin nyaring suara klaim pendukung calon petahana Joko Widodo alias Jokowi soal pembangunan jalan Tol Trans Jawa.

Mantan Sekretaris Kementerian BUMN 2005-2010 Muhammad Said Didu mengatakan, bahwa ada delapan tahapan pembangunan jalan tol yang harus dilewati. Yakni studi kepadatan lalu lintas, pra studi kelayakan,  penetapan jalur, studi kelayakan, lelang ke investor, pembebasan lahan,  pembangunan dan peresmian.

Dengan demikian, menurut Said Didu, maka sulit dipercaya kedelapan tahapan tersebut bisa selesai dalam empat tahun.

Sulit saya percaya selesai dalam 4 tahun untuk 8 tahapan tersebut. Tunjukkan jika ada,” cuit Said Didu dalam akun Twitternya @saiddidu yang dikutip Sabtu (9/2).

Lebih lanjut pendukung klub sepak bola Manchester City tersebut mengatakan, bahwa unit terkecil dari tol adalah ruas. Pembangunan satu ruas biasanya dibagi dalam beberapa segmen. Banyaknya peresmian saat ini karena umumnya yang diresmikan adalah segmen, bukan ruas.

Selain itu, jalan tol tidak dibangun oleh pemerintah tapi oleh investor. Pemerintah memberikan konsesi kepada investor untuk berbisnis jalan tol.

Poin-poin tersebut dicuitkan Said Didu menanggapi klaim pemerintah Joko Widodo terhadap kesuksesan membangun infrastruktur dalam bentuk jalan tol.

Said Didu menerangkan, perencanaan jalan tol marak dilakukan di zaman Presiden Soeharto, sedangkan pembangunannya marak di zaman Presiden SBY, gunting pita peresmian marak di zaman Presiden Jokowi, dan klaim hasil kerja sendiri marak pada saat pilpres.

"JALAN TOL. Perencanaan marak saat Pak Harto, Pembangunan marak saat pak SBY, Gunting pita peresmian marak saat Pak Jokowi, Klaim hasil kerja sendiri marak saat Pilpres," tulis Said Didu.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09