Badan Penghubung Jatim Ajak Kids Zaman Now Mengenal Reyog

Ragam  SABTU, 16 FEBRUARI 2019 , 11:50:00 WIB

Badan Penghubung Jatim Ajak Kids Zaman Now Mengenal Reyog

Pelatihan reyog Ponorogo anak-anak/RMOL

Di tengah gempuran ilmu pengetahuan dan teknologi dan budaya modern, kebudayaan tradisional kian terpinggirkan. Salah satunya kesenian reyog Ponorogo.

Karena itulah, Badan Penghubung Jawa Timur menggandeng Anjungan Jawa Timur Taman Mini Indonesia Indah (TMII) memberikan pelatihan kepada kidz zaman now alias anak-anak usia di bawah 15 tahun berlatih reyog Ponorogo.

Tercatat ada 250 anak-anak dari Jabodetabek yang mengikuti pelatihan yang digelar di Anjungan Jawa Timur selama dua hari, 16-17 Februari 2019.

"Tarinya Warok untuk laki-laki dan Jathil untuk perempuan. Tahun ini jumlah peserta sebanyak 250 orang," kata Kepala Anjungan Jawa Timur Samad Widodo di sela-sela acara pelatihan tari reyog Ponorogo di Jakarta, Sabtu (16/2).

Samad mengatakan, pelatihan ini sebagai sarana pengenalan dan pelestarian kesenian reyog Ponorogo untuk generasi muda.

"Harapannya para peserta pelatihan nantinya bisa menjadi pelaku kesenian reyog Ponorogo. Rencananya Desember mendatang akan diselenggarakan Festival Reyog Anak," ujar Samad.

Selain melestarikan kebudayaan tradisional, menurut Samad keuntungan belajar tari reyog untuk anak-anak dapat membentuk karakter mereka. Dalam kehidupan sehari-hari anak akan lebih termotivasi, aktraktif dan bersikap jujur dan tegas.

Antusiasnya sangat luar biasa ternyata anak-anak suka budaya reyog ini. Pelatihan kesenian reyog Ponorogo harus terus dilakukan dan dikembangkan, khususnya di wilayah Jabodetabek,” terang Samad.

Ditempat yang sama, Ketua Komunitas Reyog Ponorogo (KRP), Suyatno menjelaskan, reyog Ponorogo merupakan kesenian terkenal asli warisan nenek Indonesia, yang berasal dari Ponorogo Jawa Timur. Kesenian reyog Ponorogo ini sangat dikenal tidak hanya oleh masyarakat Indonesia tapi juga mancanegara.

Suyatno juga mengapresiasi kegiatan pelatihan kesenian reyog Ponorogo yang dilaksanakan oleh Badan Penghubung  Jawa Timur ini.

"Pelatihan reyog Ponorogo tahun ini berupa penari Warok dan Jathil. Kami berharap kedepan ada pelatihan tari Ganong, Klono dan Pembarong termasuk para pemusiknya atau pengrawit," kata Suyatno.(dod)

Komentar Pembaca