Bus Transjakarta yang Terbakar di Pasar Baru Dibeli Era Ahok

Peristiwa  SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 13:26:00 WIB

Bus Transjakarta yang Terbakar di Pasar Baru Dibeli Era Ahok

Bus Transjakarta/Ist

Bus Transjakarta TJ452 yang terbakar pada Senin (18/2) sekitar pukul 20.30 WIB di Jalan Pos Pasar Baru Jakarta Pusat, ternyata baru beroperasi sekitar dua tahun. Bus buatan Jepang itu dibeli tahun 2017 atau era Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Demikian dikatakan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Agung Wicaksono di Jakarta, Selasa (19/2).

Agung mengatakan, saat beroperasi, bus layak jalan dan selalu dilakukan pengecekan setiap pagi.

"Tidak ada laporan sebelumnya, pengecekan pun dilakukan setiap hari," ujar Agung.

Bahkan, perawatan rutin bus Hino yang terbakar ini langsung dipegang oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) Hino.

"Perawatannya ditangani oleh ATPM Hino. Jadi kontrak servis, kita beli sekaligus perawatannya," ungkap Agung.

Agung tak mau gegabah menentukan langkah berikutnya, sebelum mendapat hasil resmi dari pihak kepolisian.

"Kita akan evaluasi dulu semuanya, nanti hasil dari kepolisian akan jadi acuan kita menentukan langkah ke depannya agar lebih baik," cetus Agung.

Hingga saat ini, Agung mengaku masih menunggu hasil penyelidikan dari Puslabfor Polri terkait bus Transjakarta terbakar di Pasar Baru ini.

"Bus sendiri tadi malam sudah diamankan dan bawa ke pul. Kami pun sudah laporkan kepada pihak kepolisian dan akan diproses Puslabfor Polri, karena dia lah yang paling berwenang untuk investigasi apa yang terjadi. Tidak ada dugaan, kita tidak mau berspekulasi," paparĀ Agung.

Sementara bus Transjakarta tersebut, Nasrudin, masih menjalani pemulihan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta Pusat.(dod)

Komentar Pembaca