Maret Beroperasi, LRT Cetak 39 Ribu Tiket Tanpa Keterangan Tarif

Jakarta  SENIN, 25 FEBRUARI 2019 , 09:40:00 WIB

Maret Beroperasi, LRT Cetak 39 Ribu Tiket Tanpa Keterangan Tarif

LRT Jakarta/Ist

PT Light Rapid Transit (LRT) Jakarta masih menunggu keputusan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk tarif kereta ringan Kelapa Gading, Jakarta Utara ke Velodrome, Rawamangun Jakarta Timur. Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan  tiket single trip atau perjalanan tunggal bagi pengguna LRT.

"Pada awal beroperasi, kami belum mengeluarkan kartu langganan sendiri. Kami fokus mendukung program Jak Lingko-nya Pemprov DKI dan siapkan 39 ribu kartu perjalanan tunggal," kata Direktur Utama PT LRT Jakarta, Allan Tandiano, di Jakarta, Senin (25/2).

Nantinya, tiket perjalanan tunggal itu akan disiapkan bagi pengguna kereta ringan yang hanya ingin mencoba naik kereta satu kali saja. Atau diperuntukkan  bagi para wisatawan/turis yang ingin naik kereta ringan pada waktu liburan di ibukota.

"Untuk pencetakan lagi kartu single trip atau 'perjalanan tunggal', kami akan evaluasi penggunaannya di bulan pertama pengoperasian. Apakah banyak kartu yang nantinya diretur kembali ke operator atau memang banyak kartu yang malah disimpan sebagai cinderamata oleh pengguna. Sama seperti pengalaman yang kami pernah dengar dari operator KRL," ujar Allan.

Diakuinya, pencetakan kartu LRT single trip belum mencantumkan tarif yang harus dibayarkan. Pihaknya akan mendorong masyarakat untuk menggunakan kartu Jaklingko, karena LRT itu akan terintegrasi dengan jejaring angkutan yang dioperasikan PT Transjakarta.

"Untuk mendukung interoperability dan integrasi antar moda dengan bus BRT TransJakarta, kami akan mengandalkan kartu Jak Lingko. (Besar tarifnya) Nanti akan diumumkan setelah penetapan tarif oleh Pemprov DKI," tegasnya.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta baru sebatas mengirimkan surat untuk pembahasan tarif LRT dan MRT ke DPRD DKI Jakarta. Dirinya pun belum pernah membahas tarif ini dengan pihak DPRD. Hanya saja, pihak LRT pernah membahas tarif kereta ringan dengan Dewan Transportasi Kota Jakarta.

"Ada usulan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta. Usulan tarifnya Rp 10.800 dan sudah terintegrasi dengan tiket bus Transjakarta. Dewan Transportasi Kota Jakarta memberikan rekomendasi tarif ini kepada Pemprov DKI," jelasnya.

Dia menjelaskan, penetapan tarif LRT Jakarta relasi Kelapa Gading-Velodrome sepanjang 5,8 km adalah kewenangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Hal ini telah diatur dalam Peraturan Gubernur Nomor 154 Tahun 2017 Bab VII Tarif dan Subsidi pasal 33 ayat (1) yang menyebutkan Tarif penggunaan LRT ditetapkan oleh Gubernur berdasarkan usulan dari PT Jakarta Propertindo dan mendapatkan rekomendasi dari Dewan Transportasi Kota Jakarta serta mendapatkan persetujuan DPRD DKI Jakarta.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik mengaku belum pernah membahas penetapan tarif MRT maupun LRT. Menurutnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan tidak bisa mengumumkan langsung tarif moda transportasi umum baru itu tanpa persetujuan DPRD DKI Jakarta.

"Mesti diskusi sama Kita. kan tarif itu subsidi dari PSO (Public Service Obligation). Duitnya darimana? Kan atas persetujuan kita. Misalnya, normal bayar 25 ribu rupiah. Karena ini rakyat, ya kita mau subsidi biar jadi 15 ribu rupiah. Sekian persen ini yang kita subsidi. Dia mau umumin sendiri, ya ga bisa. Belum bahas sama kita," kata politisi Partai Gerindra itu.(dod)

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11