Waspada, 2.343 Warga Ibukota Terserang DBD

Jakarta  SENIN, 04 MARET 2019 , 14:38:00 WIB

Waspada, 2.343 Warga Ibukota Terserang DBD

Widyastuti/Net

Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di DKI Jakarta tahun ini masih dikategorikan waspada untuk menjadi Kejadian Luar Biasa  DBD. Data ini diperkuat dengan 2.343 kasus DBD per 3 Maret 2019. 

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, kondisi iklim menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan nyamuk dan penyakit DBD.

"Iklim berperan dalam lingkungan yang kondusif untuk nyamuk berkembang," kata Widyastuti di kantor Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Senin (4/3).

Widyastuti menjelaskan, total KLB ditinjau dari data per 5 tahun. Dimana pada saat tahun 2016 angka penderita 20.432 penderita.

"Meskipun kita belum (KLB), tapi kami tetap harus waspada. Jadi gini ini pola yang maksimalnya ini yang minimal 5 tahun terakhir. Ini yang merah 5 tahun terakhir. Sekarang posisi kita yang biru ini, ini rata-rata, kalau terjadi KLB yang di atas ini," ujar Widyastuti.

Widyastuti menerangkan, adapun kasus DBD di DKI Jakarta pada tahun 2018 tercatat 2. 963 kasus DBD (IR=28,31/100. 000penduduk) dengan 2 kematian (Case Fatality Rate=0, 07%).

Pada tahun 2017 dilaporkan 3.352 kasus dengan lnsidence Rate (IR) sebesar 32,41/1 00. 000 penduduk dan 1 kematian (CFR=0, 03%).

"Pada tahun 2016 tercatat 20.432 dengan IR 198,80/100.000 penduduk dan 14 kematian (CFR=0,07%)," ujar Widyastuti.

Widyastuti menambahkan, pihaknya dalam mengendalikan DBD menggunakan 3 prinsip dasar, yakni upaya promotif, preventif dan kuratif.(dod/han)

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11