Gerindra: Jokowi Memang Wajib Disalahkan Narkoba Makin Marak

Hukum  SENIN, 04 MARET 2019 , 20:55:00 WIB

Gerindra: Jokowi Memang Wajib Disalahkan Narkoba Makin Marak

Arief Poyuono/Net

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono menegaskan, publik wajib menyalahkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi atas makin maraknya penggunaan narkoba di Tanah Air.

"Penyelundupan narkoba yang berhasil masuk ke Indonesia di era Jokowi diperkirakan jumlahnya jauh lebih besar, dibanding keberhasilan aparat membongkar kasus-kasus narkoba," kata Arief melalui keterangan tertulisnya, Senin (4/3).

Menurut Arief, informasi membeludaknya penyelundupan narkoba tersebut pernah disampaikan mantan pejabat Badan Narkotika Nasional (BNN). Benny Mamoto.

Sebelumnya, Arief mengatakan, tertangkapnya Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief karena tersandung penyalahgunaan narkoba merupakan bukti bahwa Pemerintah Jokowi telah gagal memberantas narkoba.

"Andi Arief merupakan korban kegagalan Pemerintah Joko Widodo dalam pemberantasan narkoba di Indonesia," kata Arief.

Selama empat tahun Jokowi berkuasa, menurut Arief, senyatanya peredaran narkoba bukannya makin menurun, namun malah makin banyak.

"Pastinya Andi Arief itu korban, makanya Andi Arief harus segera direhabilitasi saja dari ketergantungan narkoba di rumah rehabilitasi sari ketergantungan narkoba milik negara," ujar Arief.

Arief mengharapkan kasus Andi Arief ini tak perlu dipolitisasi, karena itu bukan cara untuk menyembuhkan Andi Arief yang merupkan  korban  dari  Ketergantungan narkoba.(dod)

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19