Politikus Andi Arief Layak Dihukum Berat

Hukum  SELASA, 05 MARET 2019 , 18:33:00 WIB

Politikus Andi Arief Layak Dihukum Berat

Andi Arief/Ist

Tertangkapnya Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief harus dijadikan contoh penegakan hukum terhadap kejahatan narkoba yang mengancam bangsa ini, khususnya generasi muda.

Ketua DPD Partai Hanura DKI Jakarta, Mohamad Ongen Sangaji meminta aparat kepolisian tidak memberikan rehabilitasi terhadap Andi Arief. Karena semestinya sebagai politikus, Andi Arief harus menjadi contoh baik dalam kehidupan sehari-hari.

"Andi Arief sering berisik di media sosial, artinya Andi Arief banyak dilihat orang. Makanya, hukum mati atau penjara seumur hidup Andi Arief,” kata Ongen di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (5/3).

Menurut Ongen, Andi Arief tidak bisa dikatakan hanya sebagai pemakai saja, karena politikus Demokrat tersebut pasti mengenal bandar atau pemasoknya.

Semestinya, kata Ongen, Andi Arief  melaporkan kepada Polri atau Badan Narkotika Nasional (BNN), agar para bandar narkoba ditangkap.

Tetapi, politikus Partai Demokrat itu malah  menikmati barang haram tersebut. Karena itu, sebagai tokoh politik harus diberikan  hukuman berat agar menjadi jera.

"Ini harus jadi contoh. Hukum mati atau seumur hidup. Enak banget ketangkap rehab, nanti pada ngikutin Andi  Arief. Kasus Andi Arief jangan dianggap remeh,” ucap Ongen.

Bendahara Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jakarta Capres-Cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf itu menilai, narkoba merupakan ancaman dan musuh besar bangsa Ini yang mesti diberantas habis.

"Jangan dianggap sebagai poiitikus bisa lolos dari jeratan hukum. Tidak ada itu. Andi Arief sudah merusak negara sebagai politikus pakai narkoba, harusnya jadi contoh baik,” tegas Ongen.

Sebelumnya, Andi Arief ditangkap pada Minggu (3/3) malam di Hotel Menara Peninsula, Jakarta Barat. Polisi tak menemukan narkotika dalam penangkapan itu. Namun, setelah dites urine Andi Arief terbukti positif mengandung narkotika jenis sabu.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09