Rawan Kecurangan, Pilpres 2019 Mirip Pilgub DKI Jakarta 2017

Politik  SELASA, 05 MARET 2019 , 20:19:00 WIB

Rawan Kecurangan, Pilpres 2019 Mirip Pilgub DKI Jakarta 2017
RMOLJakarta.Pertarungan Pemilu 2019 sudah diprediksi mirip dengan Pilgub DKI Jakarta 2017, terutama dalam Pilpres. Kemiripan itu mulai dari pola atau strategi pemenangan masing-masing kubu, politik aliran, Islam identitas, hoaks, bully dan termiris pertarungan di dunia sosial media yang berpotensi membuat bangsa ini terpecah belah.

Demikian disampaikan Koordinator Kawal Pemilu Kita (KPK) DKI Jakarta, Adjie Rimbawan melalui keterangan tertulisnya, Selasa (5/3).

"Kondisi ini tentu saja  mempertaruhkan rasa persatuan, toleransi dan silaturahmi sesama anak bangsa. Hampir di semua komunitas, kelompok dan berbagai perkumpulan, sudah terkotak-kotak. Terutama Pilpres, sudah terbelah dukung 01 atau 02," kata Adjie.

Adjie menilai, Pemilu 2019 merupakan Pemilu terburuk sepanjang sejarah kepemiluan di Indonesia.

Namun Pemilu 2019 jangan disamakan dengan zaman Orde Baru, yang nyata memang tidak demokratis, jujur dan adil.

Menurut Adjie, senyatanya rezim Orde Baru itu sudah dikalahkan oleh gerakan reformasi, yang merubah tatanan totaliter menjadi demokratis.

Namun ironisnya Pemilu kali ini kembali lagi secara nyata dilakukan cara -cara yang sangat tidak demokratis, etika moral, rambu-rambu aturan ditabrak serta tidak fair play.

Hal ini terllihat dari penggunaan fasilitas negara, netralitas pejabat negara/daerah, tekanan kepada ASN untuk berpihak serta pembagian amplop dan sembako politik. Belum lagi keberpihakan aparatur negara, media serta politisasi agama.

"Sepertinya kembali hanya kekuatan rakyat yang bisa merubah itu kembali. Gerakan awasi kecurangan Pemilu merupakan keharusan, Kawal Pemilu kita (KPK) bersama lembaga/komunitas kepemiluan lainnya sudah saatnya bergerak berdasarkan darurat demokrasi, bahwa demokrasi kita terancam. Mari kita awasi secara ketat Pemilu 2019 ini, karena pemimpin bersih lahir dari Pemilu bersih," pungkas Adjie.(dod)

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Cegah Banjir, 41 Drainase Vertikal Dibangun di Jaktim
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00