PGK Protes MRSF Sumsel Direcoki Politik

Nusantara  KAMIS, 07 MARET 2019 , 19:09:00 WIB

PGK Protes MRSF Sumsel Direcoki Politik

Perkumpulan Gerakan Kebangsaan/Ist

Kegiatan Milenial Road Safety Festival (MRSF) kembali digelar. Lokasi MRSF berikutnya adalah Sumatera Selatan yang akan dilaksanakan pada Sabtu (9/3) lusa.  Kegiatan ini akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

"Kegiatan kampanye keselamatan berlalu lintas tersebut merupakan agenda yang digagas oleh Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) bersama Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas)," kata Ketua PGK Sumatera Selatan. Agus Suherman Tanjung melalui keterangan tertulisnya, Kamis (7/3).

Tanjung memprotes sikap  Polda Sumsel yang menyebutkan bahwa kegiatan MRSF dikelola sendiri oleh aparat kepolisian tanpa melibatkan PGK. Hal itu terungkap saat jumpa pers di Kafe Otong, Palembang, Kamis (7/3).

"Polda Sumsel telah menyingkirkan kami dari keterlibatan agenda MRSF. Sehingga kami mensinyalir adanya titipan panggung politik di Sumsel. Ini bisa terlihat dari panggung deklarasi yang diisi oleh unsur caleg yang sudah pasti kader partai," ujar Tanjung.

Tanjung juga melihat mulai banyaknya gerakan yang menolak kegiatan MRSF Sumsel, khususnya dari kalangan aktivis. Oleh karenanya pihaknya tidak mau bertanggungjawab atas kegiatan tersebut.

"Banyak yang menolak kegiatan MRSF,  khususnya kawan-kawan aktivis. Oleh karenanya kami tidak mau ada resistensi. Dan kami menarik diri dan tidak bertanggungjawab dari kegiatan tersebut," ungkap Tanjung yang juga mantan Presiden Mahasiswa UIN Palembang ini.

Menurutnya, dinamika yang terjadi diserahkan kepada Polda Sumsel untuk dapat bertanggung jawab.

"Dinamika politik yang terjadi akan kami serahkan kepada Polda Sumsel, karena mereka yang bertanggungjawab," pungkas Tanjung.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09