Ini Lokasi Terlarang Pasang Alat Peraga Kampanye

Politik  RABU, 13 MARET 2019 , 14:29:00 WIB

Ini Lokasi Terlarang Pasang Alat Peraga Kampanye

Pelanggaran pemasangan APK marak/Net

Menjelang Pemilu Serentak 2019, pemasangan alat peraga kampanye (APK) di sudut-sudut ibukota makin marak. Warga bisa dengan mudah menemukan APK terpasang dimana-mana, berupa flyer, baliho, spanduk dan lainnya.

Bawaslu DKI Jakarta sendiri sudah menetapkan kawasan yang boleh dipasangi alat peraga kampanye.

Berikut ini kawasan di DKI Jakarta yang dilarang dipasangi alat peraga kampanye seperti yang tertuang dalam SK Nomor 175/PL.01.5-Kpt/31/Prov/IX/2018:

A. Pemasangan APK tidak boleh dilakukan atau ditempatkan di lokasi/areal sebagai berikut:

1. Kawasan Monas dan sekitarnya

2. Kawasan Lapangan Banteng, Taman Tugu Tani, Taman Menteng, Taman Suropati, Taman Amir Hamzah, Taman Tugu Proklamasi dan sekitarnya

3. Kawasan Taman Fatahilah/Kota Tua, Taman Kota Srengseng dan sekitarnya

4. Kawasan Taman Cornelis Simanjuntak, Kawasan Taman Puring, Taman Marthatiahahu dan sekitarnya

5. Kawasan Patung Pemuda

6. Kawasan Taman Kelapa Gading

7. Kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata dan sekitarnya

8. Kawasan Bundaran Hotel Indonesia

9. Kawasan Jembatan Semanggi

10. Seluruh jalur jalan bebas hambatan/tol layang (sisi kanan dan kiri jalan), jembatan penyeberangan jalan (JPO), fly over, under pass dan sarana milik Pemprov Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta

11. Jalan Merdeka Utara, Jalan Merdeka Barat, Jalan Merdeka Selatan, Jalan Merdeka Timur (Jalan Ikhwan Ridwan Rais)

12. Jalan Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Soetomo

13. Jalan Veteran, Jalan Veteran I, Jalan Veteran II dan Jalan Veteran III

14. Jalan Majapahit, Jalan Suryopranoto, Jalan Kyai Caringin, Jalan Tomang Raya

15. Jalan Gadjah Mada, Jalan Hayam Wuruk sampai dengan Stasiun Kota

16. Jalan Kebon Sirih, Jalan Taman Tugu Tani, Jalan Prapatan, Jalan Kwitang dan Jalan Jenderal Suprapto sampai dengan perempatan Coca Cola/Cempaka Mas

17. Jalan MH. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja (mulai Patung Pemuda sampai dengan Bundaran CSW/Gedung Kejaksaan), Jalan Trunojoyo, Jalan Sultan Hasanuddin

18. Jalan Imam Bonjol dan Jalan Diponegoro

19. Jalan Menteng Raya, Jalan Cut Mutia, Jalan Teuku Umar, Jalan Taman Suropati, Jalan Madiun, Jalan Sunda Kelapa

20. Jalan HR. Rasuna Said, Jalan Mampang Prapatan sampai dengan Jalan Kapten Tendean

21. Jalan Dr. Latumenten, Jalan Letjen S. Parman, Jalan Jend. Gatot Subroto, Jalan MT. Haryono, Jalan Raya Halim Perdana Kusuma sampai dengan Lapangan Terbang

22. Jalan Cawang Interchange

23. Jalan Gunung Sahari Raya, Jalan Laksda Yos Sudarso, Jalan Kramat Raya, Jalan Salemba Raya, Jalan Matraman Raya, Jalan Otista

B. Pemasangan APK dapat dilakukan pada kantor atau sekretariat peserta pemilu

C. Lokasi pemasangan alat peraga kampanye dilarang berada di:

1. tempat ibadah, termasuk halaman

2. rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan

3. gedung milik pemerintah

4. lembaga pendidikan (gedung dan sekolah)

D. Pemasangan APK di tempat yang merupakan milik perseorangan atau badan swasta harus seizin secara tertulis dari pemilik lokasi.(dod/han)

Komentar Pembaca