Bawaslu Didesak Jatuhkan Sanksi Fadli Zon dan Neno Warisman

Politik  KAMIS, 14 MARET 2019 , 18:14:00 WIB

Bawaslu Didesak Jatuhkan Sanksi Fadli Zon dan Neno Warisman

FURUIA unjuk rasa di Bawaslu DKI Jakarta/Ist

Bawaslu DKI Jakarta didesak memproses kasus Malam Munajat 212 yang beraroma kampanye pasangan capres-cawapres nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Demikian disampaikan Koordinator Forum Ukhuwah Pengurus dan Imam Masjid (FURUIA) serta Insan Hafidz Alumni Kampus Al-Quran PTIQ, Agung melalui siaran tertulisnya, Kamis (14/3).

Malam Munajat 212 yang digelar di kawasan Monas, Jakarta Pusat pada 21 Februari 2019 sangat kental nuansa kampanyenya. Apalagi mayoritas tokoh yang hadir merupakan pendukung Prabowo-Sandi.

"Semestinya Malam Munajat 212 murni kegiatan keagamaan yang tidak boleh dicampuri dengan kegiatan politik," kata Agung.

Menurut Agung, hal inilah yang harus ditindak lanjuti Bawaslu. Karena acara Munajat 212 tersebut diselenggarakan sebagai ajang kampanye dengan menunjuk simbol-simbol yang mendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02.

Selain itu, FURUIA dan Insan Hafidzd Alumni PTIQ juga mendukung Bawaslu DKI memberikan sanksi kepada politisi Partai Gerindra Fadli Zon sebagai pihak yang bertanggung jawab atas terselenggaranya Malam Munajat 212.

Bawaslu juga sepatutnya menjatuhkan sanksi terhadap Neno Warisman yang puisinya telah melukai perasaan umat Islam.

"Kami juga mendesak Bawaslu memeriksa seluruh pihak yang terlibat dalam acara itu," pungkas Agung.(dod)

Komentar Pembaca
Deklarasi Korps Alumni FKDM

Deklarasi Korps Alumni FKDM

KAMIS, 19 DESEMBER 2019 , 13:58:00

Selfie Bareng  Anies

Selfie Bareng Anies

JUM'AT, 20 DESEMBER 2019 , 20:45:00

Anies Keliling Pantau Misa Natal

Anies Keliling Pantau Misa Natal

SELASA, 24 DESEMBER 2019 , 19:24:00