Penetapan Status Tersangka 5 Pembajak Mobil Tangki Pertamina Sesuai KUHAP

Hukum  RABU, 20 MARET 2019 , 14:28:00 WIB

Penetapan Status Tersangka 5 Pembajak Mobil Tangki Pertamina Sesuai KUHAP

Truk Pertamina/Net

RMOLJakarta.Pengacara yang juga Pendiri Law Office LSS Jakarta, Lonna Lengkong mengatakan, penetapan lima orang tersangka pembajakan truk tangki BBM Pertamina, sudah sesuai proses penyidikan sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 1 ayat (2) KUHAP.

"Penyidikan adalah rangkaian tindakan penyidik berdasarkan ketentuan KUHAP untuk mencari dan mengumpulkan alat-alat bukti, supaya dengan alat-alat bukti tersebut, suatu perkara menjadi terang dan jelas sehingga bisa menemukan tersangkanya,” kata Lonna di Jakarta, Rabu (20/3).

Menurutnya, dalam rangka proses penyidikan, polisi berwenang melakukan upaya paksa berupa pemanggilan terhadap saksi-saksi yang dianggap mengetahui, melihat, atau mengalami sendiri suatu peristiwa atau fakta. Termasuk juga tindakan polisi melakukan penangkapan terhadap tersangka adalah termasuk bagian dari rangkaian proses penyidikan suatu perkara tindak pidana.

"Kita patut mengapresiasi tindakan cepat polisi melakukan proses penyidikkan atas dugaan pembajakan truk tangki Pertamina yang digunakan dalam aksi penyampaian pendapat beberapa waktu lalu. Saat ini kasusnya sudah sampai pada tahap penetapan tersangka dan penangkapan terhadap para Tersangka. Karena semua tindakan kepolisian tentunya sudah dilaksanakan berdasarkan ketentuan KUHAP,” ujar Lonnna.

Perisitiwa penyampaian pendapat dengan cara demonstrasi oleh para awak mobil tangki Pertamina dengan membawa 2 buah truk tangki Pertamina dengan peristiwa adanya dugaan pengambilalihan dan penguasaan secara tanpa izin atas kedua truk tangki Pertamina tersebut, merupakan dua hal yang berbeda. Oleh karena keduanya di dalam hukum adalah 2 peristiwa yang berbeda.

Pertama, lanjut Lonna, adalah peristiwa penyampaian pendapat oleh para awak mobil tangki, dan yang kedua adalah peristiwa pengambilalihan dan penguasaan secara tanpa izin atas kedua truk tanki Pertamina yang diduga merupakan tindak pidana. Peristiwa kedua inilah yang diproses oleh pihak kepolisian karena ada dugaan merupakan tindak pidana yang memenuhi unsur-unsur tindak pidana Pasal 365, 368 dan 170 KUHP.

Lonna mengatakan, setiap tindakan penegakan hukum oleh pihak kepolisian dengan melakukan penyidikan hingga selesai atas kasus-kasus pidana perlu kita dukung penuh, hingga nantinya berkasnya dapat dilimpahkan ke penuntut umum untuk proses penuntutan ke pengadilan. 

Nanti di pengadilan, menjadi tugas hakim yang akan memeriksa dan mengadili perkara tersebut dan menguji apakah dakwaan terhadap para terdakwa terbukti benar atau tidaknya atas dakwaan tindak pidana yang didakwakan terhadap para terdakwa,” paparnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap pelaku pembajakan mobil tangki Pertamina yang membawa ke depan Istana. Total sudah ada lima orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

"Ada lima tersangka sekarang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (19/3).(dod)

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Cegah Banjir, 41 Drainase Vertikal Dibangun di Jaktim
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00