Penghasilan Driver Ojek Online Diklaim di Atas UMK

Ekonomi  KAMIS, 21 MARET 2019 , 20:04:00 WIB

Penghasilan Driver Ojek Online Diklaim di Atas UMK

Pemaparan riset Universitas Indonesia/Han

Perusahaan transportasi ojek online GOJEK menyumbangkan Rp 44,2 triliun untuk perekonomian Indonesia. Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia menyimpulkan teknologi mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi digital.

Wakil Kepala LD FEB UI, Dr. Paksi C.K. Walandouw menjelaskan, GOJEK sebagai pemain utama industri teknologi di Indonesia telah menunjukkan kemampuan inovasi teknologinya untuk memperluas peluang penghasilan.

"Tahun 2018 GOJEK dan mitra lainnya seperti GO food, GO Ride, GO Car, GO Life ( Go clean dan GO Massage) mengalami pertumbuhan yang signifikan, terlebih kontribusi UMKM GO-Food tahun 2018 naik hampir 3 kali lipat dibanding 2017," kata Paksi saat memaparkan hasil riset, di Kedai The Hook, Jakarta Selatan, Kamis (21/3).

Lebih lanjut hasil riset tersebut juga memaparkan GOJEK juga meningkatkan penghasilan mitra di atas rata rata Upah Minimum Kota (UMK).

"Rata-rata pendapatan Mitra GO RIDE di Jabodetabek sebesar 4,9 juta, lebih tinggi dari rata rata UMK jabodetabek yang hanya Rp 3,9 juta," ujar Paksi.

Penelitian ini melibatkan 6732 responden yang terbagi dalam beberapa mitra di GO JEK seperti GO RIDE, GO CAR, GO FOOD, dan GO LIFE.(dod/han)

Komentar Pembaca