Romahurmuziy Bukan Aktor Tunggal Jual Beli Jabatan di Kemenag

Hukum  SABTU, 23 MARET 2019 , 15:11:00 WIB

Romahurmuziy Bukan Aktor Tunggal Jual Beli Jabatan di Kemenag

Dany Kusuma dan Erwin Aksa/Ist

Mantan Wakil Ketua DPW PPP DKI Jakarta, Dany Kusuma menyakini Romahurmuziy alias Romi bukanlah aktor tunggal dalam kasus jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

"Romi harus buka suara siapa saja yang terlibat dan menikmati hasil suap jual beli jabatan. Saya yakin Romi bukanlah aktor tunggal," kata Dany saat dihubungi, Sabtu (23/3).

Politisi PAN ini mensinyalir banyak pihak yang terlibat dalam kasus jual beli jabatan di Kemenag.

"Saya berharap nama-nama yang disebut Romi agar segera diperiksa KPK," ujar Dany.

Dany menilai, kasus yang menjerat Romi sepatutnya menjadi momentum untuk bersih-bersih di Kemenag.

"Ayo kita selamatkan Kemenang dari bahaya laten korupsi," pungkas Dany.

Diketahui, mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyinggung nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kasus dugaan jual beli jabatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Jatim) Haris Hasanudin.

Selain Khofifah, Romy PPP juga menyerey nama Pengasuh pondok pesantren Amanatul Ummah Asep Saifuddin Chalim atau biasa disapa Kiai Asep. Romy menyebut kedua nama tersebut merekomendasikan Haris sebagai Kakanwil Jatim. Ia pun manut.

Dalam perkara ini, KPK menyangka Romi menerima suap Rp 300 juta dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin dan Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik, Muhammad Muafaq Wirahadi untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama. Haris dan Muafaq ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09