Parah, BUMN Dipalak untuk Serangan Fajar 01

Hukum  JUM'AT, 29 MARET 2019 , 09:05:00 WIB

Parah, BUMN Dipalak untuk Serangan Fajar 01

Bowo Sidik Pangarso/Net

Pernyataan Capres nomor 02, Prabowo Subianto bahwa kubu sebelah akan membagi-bagikan mulai terbukti kebenarannya. Seperti kasus yang menjerat Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso yang diciduk penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Bowo ditetapkan tersangka suap kerja sama distribusi pupuk PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Bowo bersama Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti dan Indung ditetapkan sebagai tersangka suap kerja sama distribusi pupuk PT PILOG dengan PT HTK.

Bowo diduga meminta fee kepada PT HTK atas biaya angkut yang diterima sejumlah US$2 per metric ton. Diduga telah terjadi enam kali penerimaan di sejumlah tempat sebesar Rp221 juta dan US$85.130.

Uang sekitar Rp8 miliar dalam pecahan Rp20 ribu dan Rp50 ribu itu telah dimasukkan dalam amplop-amplop.Uang tersebut diduga bakal digunakan Bowo untuk 'serangan fajar' Pemilu 2019.

Politikus Golkar itu kembali mencalonkan diri pada Pemilu 2019 di daerah pemilihan Jawa Tengah II.

Politisi Partai Demokrat Cipta Panca Laksana mengaku geram atas ulah Bowo yang memalak BUMN untuk kepentingan politik uang Pemilu 2019.

"BUMN dipalak buat bayarin serangan fajar. Bajigur," tulis akun Twitter @panca66 yang dikutip Jumat (29/3).

Postingan Panca juga mengundang komentar dari warganet lainnya.

"Apa yg dibilang Pak@prabowobenar dan terbuki lagi bahwa mereka akan membagi2 uang pd saat (jelang) Pemilu nanti.. Sudah banyak ucapan beliau yg terbukti, masih ragu?," tulis akun @Chandranegara

"Tak ada keraguan untuk memilih 02. Makin militan dong," tulis @uripurup31.(dod)

Komentar Pembaca
Bunga untuk Veronica Tan

Bunga untuk Veronica Tan

KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 17:00:04

Ingatkan Sukmawati, Sultan Tidore: Kita Semua Anak Pejuang
Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

Belum Jelas Kemana, Ahok Sudah Bikin Ramai

JUM'AT, 15 NOVEMBER 2019 , 21:58:09