Tak Perlu Tunggu Bantuan Pemerintah untuk Tampil di Dunia Internasional

Polhukam  RABU, 03 APRIL 2019 , 11:33:00 WIB

Tak Perlu Tunggu Bantuan Pemerintah untuk Tampil di Dunia Internasional

Syafii Effendi dan Mr. Omar Hernandez/Ist

Setelah mengikuti World International United Nation di Markas Besar PBB Februari lalu, kini OIC Youth Indonesia kembali tampil di pentas global.

Presiden OIC Youth Indonesia, Syafii Efendi menjadi salah satu dari 47 delegasi pemuda dunia yang berkumpul di Dubai, 28-31 Maret 2019, dalam rangka mengikuti rangkaian acara Leadership Training, Pelatihan Diplomasi dan Tata Cara Bersidang Model United Nation (MUN) yang diselenggarakan oleh United Ambassador.

Syafii Effendi mengatakan, kualitas kepemimpinan anak muda harus terus digembleng.

"Skill diplomasi generasi muda Indonesia harus terus diasah secara berkesinambungan oleh karena tantangan masa depan dunia sangat lah dinamis dan complicated," kata Syafii melalui keterangan tertulisnya, Rabu (3/4).

Menurut Syafii,dibutuhkan figur-figur pemimpin muda dengan kualifikasi memadai, baik dalam kecerdasan otak, kemampuan leadership yang baik, memiliki skill komunikasi yang mumpuni dan mampu memberikan solusi bagi setiap problematika keumatan.

"Generasi milenial juga mesti punya inisiatif tinggi, dengan dan tanpa bantuan pemerintah langkah nya harus tetap maju. Pemimpin muda masa kini harus menatap ke depan, tak ada kata mundur meski berada dalam keterbatasan," ujar Syafii.

Sementara kegiatan di Dubai menitikberatkan kepada capacity building di sektor kepemimpinan dan upgrading skill diplomasi serta mekanisme bersidang.

Syafii mengungkapkan, hal demikian adalah sesuatu yang memang harus dimiliki oleh generasi muda indonesia. selain itu forum tersebut sangat berguna untuk melatih diri dalam menata pergaulan internasional dan memperkuat jejaring global.

"Saran kami ke depan tentunya, pemerintah harus lebih aware dan memberikan atensi yang memadai untuk agenda-agenda kepemudaan di level internasional," pinta Syafii.

Syafii juga mengharapkan pemerintah mengambil inisiatif untuk mengetahui kalender kegiatan organisasi pemuda internasional, sehingga mampu menuangkannya dalam rencana program di kementerian terkait agar dalam setiap pengiriman delegasi, pemerintah tidak kebingungan dalam memberikan support seperti sekarang ini.(dod)

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09