Cegah Kasus Audrey di Jakarta, Anies Bakal Terbitkan Pergub

Jakarta  KAMIS, 11 APRIL 2019 , 15:02:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Cegah Kasus Audrey di Jakarta, Anies Bakal Terbitkan Pergub

Anies Baswedan/Ist

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berencana membentuk Peraturan Gubernur (Pergub) Gugusan Pencegahan Kekerasan di sekolah.

Hal ini dilakukan menyusul viralnya kasus pengeroyokan beserta bully terhadap Audrey, oleh 12 siswi SMA di Pontianak, Kalimantan Barat.

Gugusan yang terdiri dari orang tua, murid, guru, tokoh pendidikan, dan pemerintah ini sebagai langkah untuk mencegah peristiwa serupa yang dialami Audrey terjadi di Jakarta.

"Mengenai pembentukan Gugus Pencegahan Kekerasan di sekolah sedang disusun. Sebetulnya sudah ada peraturan menterinya yang terkait dengan itu," kata Anies, Kamis (11/4).

Menurut Anies, semestinya setiap kabupaten memiliki tim pencegahan. Hal itu sesuai dengan Permendikbud No 82 Tahun 2015 yang mengharuskan setiap sekolah membentuk gugusan pencegahan kekerasan.

"Di setiap kota/kabupaten harus memiliki tim pencegahan kekerasan di tiap kota. Jadi setiap kota harus punya, itu sudah peraturannya. Kemudian di tingkat sekolah juga ada," ujar Anies.

Jagat maya ramai membahas trending topic tagar Justice For Audrey hingga menjelma menjadi perdebatan soal topik 'wajah Audrey'. Tagar itu bentuk dukungan warganet kepada siswi SMP berusia 14 tahun yang dikeroyok 12 orang siswi SMA, di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 29 Maret 2019.

Tidak hanya tagar #JusticeForAudreyyang digelorakan warganet, sebuah petisi juga dibuat pada situs change.org, mengantarkan babak baru kasus yang mencoreng wajah dunia pendidikan nasional itu, hingga ke telinga Presiden Joko Widodo.

Kronologi bermula saat kasus diceritakan melalui utas atau thread Twitter oleh warganet bernama Melin lewat akun @syarifahmelinda. Korban berinisial Ay, yang merupakan siswi SMPN 17 Pontianak telah menjadi korban pengeroyokan oleh 12 orang pelajar.

Masalah itu disebut Melin, dipicu saling sindir di media sosial antara pelaku dan korban. Pelaku dikisahkan Melin merupakan mantan kekasih dari kakak korban.

Pelaku akhirnya menjemput korban dan terjadi penganiayaan. Dikisahkan dalam thread Melin, para pelaku menendang perut korban, membenturkan kepala korban ke aspal, mencekik, hingga mencolok kemaluan korban dengan jari.[dod]

Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

Ini Skenario Gerindra Masuk Kabinet

JUM'AT, 18 OKTOBER 2019 , 21:08:45