OK OCE Disosialisasikan di Tanah Papua

Ekonomi  JUM'AT, 12 APRIL 2019 , 13:09:00 WIB

OK OCE Disosialisasikan di Tanah Papua

Indra Uno/Ist

Ribuan masyarakat di Papua dinilai masih hidup dalam belenggu kemiskinan. Padahal, Provinsi Papua memiliki kekayaan alam yang melimpah.

Untuk itu, co-Founder One Kecamatan One Center for Entreprenuership (OK OCE), Indra Uno bersama tim menyambangi wilayah Jayapura, Papua, Kamis (11/4) kemarin.

Indra menilai, Indonesia kaya akan sumber daya alam, tetapi semua itu tidak serta merta membuat rakyat Papua dapat hidup sejahtera. Bahkan, dirinya justru melihat banyak warga Kota Jayapura hidup miskin dan menganggur.

"Di Indonesia penduduk berusia produktif mengisi lapangan kerja ada 131,01 juta jiwa. Namun, hanya 124,01 juta orang yang dapat terserap di dunia kerja, sementara selisihnya, sebanyak 7 juta orang, menganggur. Di Asia Tenggara, Indonesia berada di peringkat pertama negara dengan jumlah pengangguran tertinggi. Bila ini dibiarkan, Indonesia menjadi negara berkualitas rendah," kata Indra di Jayapura dalam siaran tertulis, Jumat (12/4).

Indra memastikan, OK OCE merupakan gerakan sosial yang memicu lahirnya para entrepreneur dari semua kalangan. Lewat OK OCE, warga Papua akan diajak untuk mengenal potensi alam, mulai dari pembuatan kerajinan tangan hingga pengelolaan wisata yang kini masih tersembunyi di Tanah Papua.

Kepada para relawan, emak-emak, mahasiswa dan kaum millenial yang hadir dalam sosialisasi, Kakak kandung calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno itu mengajak masyarakat untuk berwirausaha dan menciptakan lapangan kerja.

Indra menegaskan, lewat wirausaha, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam Papua yang melimpah. Dirinya pun menegaskan gerakan OK OCE akan terus berjalan, tidak terpengaruh oleh hasil Pemilihan Umum 17 April 2019 mendatang.

"OK OCE akan terus berjalan, karena ini yang dibutuhkan masyarakat. Masyarakat juga yang akan memelihara dan membesarkannya. Gerakan OK OCE ini secara simultan terus menyebar ke pelosok Indonesia," jelas Indra.

"Secara berjenjang, pelatihan dan pendampingan dilakukan, dengan menggelar Training Of Trainers (TOT) bagi pelatih dan pendamping usaha yang melibatkan para ahli terkait dari Jakarta," tambahnya.

Usai melakukan sosialisasi tentang OK OCE kepada warga Jayapura, Papua, Indra mengunjungi Pasar Hamadi. Di pasar tradisional tersebut, dirinya bertemu dengan seorang penjual ikan asar atau ikan asap, Mira.

Semangat kewirausahaan ditunjukkan Indra telah dimiliki warga Jayapura. Hanya saja lewat pengemasan yang baik dan didukung jasa ekspedisi, ikan asar yang diproduksi warga Jayapura dapat dijual ke sejumlah kota, bahkan hingga mancanegara.

Begitu juga ketika Indra mengunjungi BTN Skaylen Kotaraja serta bertemu para pelaku UKM dan pemuda-pemudi Karang Taruna. Mereka memproduksi sejumlah kerajinan tangan khas Papua, seperti koteka, lukisan kulit kayu dan lainnya. Prof Indra Uno pun optimistis, masyarakat Papua akan mampu mandiri.

"Mereka punya potensi dan semangat untuk meraih kehidupan yang sejahtera. Dengan mengikuti gerakan sosial OK OCE, harapan itu akan mewujud," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00