Tak Ambil Gaji Jika Menang Pilpres, Prabowo-Sandi Ikuti Sederet Presiden Terkenal

Politik  MINGGU, 14 APRIL 2019 , 18:42:00 WIB

Tak Ambil Gaji Jika Menang Pilpres, Prabowo-Sandi Ikuti Sederet Presiden Terkenal

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno/Ist

Paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menutup debat terakhir dengan mengesankan. Sandi berjanji, dirinya bersama Prabowo tidak akan mengambil gajinya sebagai Presiden dan Wakil Presiden bila menang Pilpres 2019. Mereka mengaku sudah sangat bersyukur dengan rezeki yang dilimpahkan Allah selama ini.

"Allah subhanahu wata'ala sudah begitu baik kepada kami. Kami juga berterima kasih pada Indonesia, yang luar biasa kepada kami. Kami berkomitmen untuk tidak ambil gaji serupiah pun jika kami dapat amanah ini," kata Sandi di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/4) malam.

Sandi mengatakan, dirinya sudah merasa cukup secara ekonomi. Gaji yang seharusnya diterimanya bersama Prabowo akan diberikan kepada negara, anak yatim, dan kaum dhuafa.

"Kita mau buktikan kita tulus kepada negara dan bangsa," tambah Prabowo.

Bila hal itu terealisasi, Prabowo-Sandi bukan Presiden dan Wapres pertama yang melakukannya.

Karena ada sejumlah presiden terkenal sudah lebih dahulu tak menerima gaji dari negara.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump berjanji hanya akan mengambil satu dolar saja dari gajinya sebesar US$ 400.000.

Bukan cuma Trump, sejumlah pemimpin dunia lain pun sudah melakukan hal tersebut. Hamid Karzai yang menjabat Presiden Afghanistan pada 2001 menolak gaji yang seharusnya ia terima.

Begitu pula dengan Presiden Iran periode 2005-2013 Mahmoud Ahmadinejad. Pemimpin populis yang dikenal akan kesederhanaannya tersebut menolak mengambil gajinya sebagai Presiden. Hal itu terus ia lakukan sepanjang menjabat Presiden.

Presiden Uruguay periode 2010-2015, Jose Mujica juga melakukan hal serupa. Dikenal sebagai figur bersahaja, Mujica mendermakan sekitar 90 persen pendapatannya untuk masyarakat setempat.

Wajar jika Prabowo-Sandi menolak menerima gaji. Saat ini, tercatat kekayaan keduanya mencapai Rp7 triliun. Sandi memiliki kekayaan lebih dari Rp5 triliun. Sementara Prabowo mendekati Rp2 triliun.

Dengan kekayaan sebesar itu, Prabowo-Sandi berjanji bekerja untuk menyejahterakan rakyat. Langkah pertama yang dilakukan setelah terpilih menjadi presiden, yakni menurunkan harga-harga yang menyusahkan rakyat beberapa tahun belakangan ini.

"Kalau mau listrik diturunkan tusuk Prabowo-Sandi, kalau mau sembako murah tusuk Prabowo-Sandi," kata Sandiaga Uno. Tercatat ada 13 poin yang disampaikan Sandi yang semuanya diakhiri kalimat "Tusuk Prabowo-Sandi".[dod]

Komentar Pembaca
Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

Heboh Pria Berpistol Di Jakarta Pusat

SABTU, 15 JUNI 2019 , 17:00:00

Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00