BAZNAS Berdayakan Petani Karawang, Hasil Panen Melonjak

Sosial  SENIN, 15 APRIL 2019 , 22:29:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

BAZNAS Berdayakan Petani Karawang, Hasil Panen Melonjak

Bambang Sudibyo/Ist

BAZNASmengembangkan program pemberdayaan bagi para petani mustahik di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Program ini dikembangkan dalam upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para petani Indonesia dengan memanfaatkan dana zakat, infak dan sedekah.

Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo mengatakan, salah satu daerah yang dikembangkan program ini berlokasi di Kampung Tipar Kolot, Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang.

"Hasil panen yang meningkat cukup signifikan ini membuat petani merasa bahagia dan makin bersemangat mewujudkan lumbung pangan di Karawang," kata Bambang, Senin (15/4).

Program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan BAZNAS di Karawang telah dimulai sejak Oktober 2018, dilanjutkan dengan masa tanam padi mulai Desember 2018.

Melalui Program Lumbung Pangan, BAZNAS memberikan sarana produksi pertanian dan perkebunan, sewa lahan, teknologi, akses pemasaran serta pendampingan ketat. Hasilnya, panen petani mengalami kenaikan rata-rata 34 persen.

Hasil panen sebelum menerima manfaat program Lumbung Pangan BAZNAS rata-rata hanya 50,6 ton, kini menjadi rata-rata 68,2 ton setelah menerima manfaat program tersebut.

"BAZNAS memiliki perhatian yang tinggi pada peningkatan kualitas kehidupan petani, peternak, nelayan dan buruh-buruh perkebunan yang masuk dalam kategori mustahik. Zakat hadir untuk menyejahterakan mereka," kata Bambang.

Ia menambahkan, program ini dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia. Di Karawang, program dilaksanakan di sejumlah titik, seperti di Desa Pangulah Kecamatan Kota Baru, Desa Cintaasih dan Desa Medalsari Kecamatan Pangkalan, dan Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Timur.

Ketua Kelompok Tani Hipanusa, Misna Suryana mengatakan, panen padi kali ini merupakan yang terbaik selama pengalaman puluhan tahun dirinya menjadi petani.

"Biasanya dari lahan 1,5 hektare yang saya garap paling banyak menghasilkan padi 9 ton. Alhamdulillah panen kali ini bisa mencapai 14,5 ton. Saya sempat tak percaya tapi sangat bersyukur," kata Misna.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00