Soal Dugaan Politik Uang, Gerindra Ancam Praperadilankan Polres Jakut

Peristiwa  SELASA, 16 APRIL 2019 , 18:04:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Soal Dugaan Politik Uang, Gerindra Ancam Praperadilankan Polres Jakut

Yupen Hadi/Net

Charles Lubis, staf Wakil Ketua DRPD DKI Jakarta Mohamad Taufik diamankan penyidik Gakkumdu dan Anggota Bawaslu Jakarta Utara atas dugaan melakukan tindak pidana Pemilu berupa politik uang. Penangkapan tersebut dipertanyakan pihak Gerindra.

"Penegakan hukum hanya dilakukan oleh Sentra Gakkumdu pasal 1 ayat 38 semua terlebih dahulu. Kami pertanyakan kapasitas apa Polresta Jakarta Utara meng-OTT Charles Lubis," kata Tim Advokasi DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, Yupen Hadi di kantor Seknas Prabowo-Sandi, Jakarta Pusat, Senin (16/4).

Yupen mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap Charles oleh pihak kepolisian. Sesuai aturan KUHAP Pasal 19 Ayat 1, masa penangkapan terhadap seseorang adalah 1x24 jam. Setelahnya, sosok diamankan harus ada kepastian hukum.

Bila sampai ditahan, Yupen mengancam, pihaknya tak segan mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

"Saat Lubis masih ditahan di Polres Jakut, lepas 1 x 24 jam kami akan pertanyakan Polres Jakut dibebaskan atau ditahan. Kalau ditahan mana surat penahanan? maka kami akan praperadilan di PN Jakut, karena ini kader kami," tegas Yupen.

Menurut Ketua Bawaslu Jakarta Utara, Mochammad Dimyati, lokasi penangkapan saat itu sedang melakukan kegiatan pengarahan saksi partai untuk Pemilu 2019 tingkat RW.

"Rencananya semalem mau ada kegiatan ngumpulin saksi-saksi, RW yang jadi korwil. Rame, saksi sudah sebagian dateng, pak Taufik juga ada rencana hadir disitu, tapi belum ada," ujar Dimyati.[dod]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09