Kasus Dugaan Penggelembungan Suara Jokowi, KPU Ngaku Salah Kirim Data

Politik  JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 13:59:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kasus Dugaan Penggelembungan Suara Jokowi, KPU Ngaku Salah Kirim Data

Bukti dugaan penggelembungan suara/Ist

Ketua KPU Jakarta Timur, Wage Wardana mengaku ada kesalahan dalam proses penghitungan data melalui form C1 yang dilakukan KPU.

Sebab, diketahui, ada data yang tidak akurat antara form C1 yang diunggah dengan input penghitungan suara yang dilakukan di website KPU.

Kasus ini terjadi di TPS 093, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. Dimana dalam scan C1 yang diunggah, suara Jokowi-Ma'ruf 47, sementara Prabowo-Sandi 162 suara.

Tapi, dalam data yang diinput KPU, suara Jokowi-Ma'ruf naik menjadi 180, untuk Prabowo-Sandi menyusut jadi 56 suara. Hal inipun ramai diperbincangkan di sosial media.

"Ada kesalahan kirim alamat kelurahan. Sama-sama nomor TPS 93, tapi beda kelurahan," kata Wage, Jumat (19/4).

Wage menjelaskan, data yang diinput ternyata berasal dari Kelurahan Cipinang Cempedak. Sementara unggahan form C1 berasal dari Bidara Cina.

"Yang terinput di TPS 93 Bidara Cina adalah TPS 93 Kelurahan Cipinang Cempedak, Jatinegara. Akan dikoreksi," ujar Wage.

Sebelumnya, bukti dugaan penggelembungan suara paslon nomor 01, Jokowi-Ma'ruf di sejumlah TPS viral di media sosial.

Partai Gerindra melalui akun Twitternya @Gerindra mengunggah adanya perbedaan hasil perolehan suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dengan yang diunggah di situs KPU.

Dalam akun twitter Partai Gerindra, admin menuliskan bahwa suara Jokowi-Ma'ruf di mark up dari 47 suara menjadi 180 suara. Sementara untuk pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto - Sandiaga Uno yang semula 162 suara dipotong menjadi 56 suara.

"Suara 01, 47 di mark up jadi 180. Suara 02, 162 di diskon menjadi 56. Mantap @KPU_ID," tulis admin Partai Gerindra, Jumat (19/4)[dod]

Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11