Arief Poyuono: Publik Jangan Terkecoh Lembaga Survei, Mereka Sedang Cari Makan

Politik  SABTU, 20 APRIL 2019 , 20:30:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Arief Poyuono: Publik Jangan Terkecoh Lembaga Survei, Mereka Sedang Cari Makan

Joko Widodo dan Prabowo Subianto/Net

RMOLJakarta.Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono kembali mengingatkan publik agar tidak terkecoh dengan hasil quick count atau hitung cepat yang dirilis lembaga survei, khususnya yang tergabung dalam Perhimpunan Survei dan Opini Publik Indonesia (Persepi).

"Kembaga survei yang melakukan quick count itu adalah lembaga komersial yang berbentuk PT yang lagi cari makan untuk menghidupi keluarga pemilik perusahaan dan karyawannya," kata Arief melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (20/4).

Menurut Arief, lembaga survei itu mendapatkan lisensi dari KPU untuk usaha cari makan dan membuka lapangan pekerjaan di Indonesia saat Pemilu dan Pilkada.

"Jadi mereka bukan lembaga resmi negara yang punya hak mengumumkan atau menentukan siapa pemenang Pilpres dan Pileg," ujar Arief.

Arief menilai, mereka sama saja dengan lembaga-lembaga survei polling opini di Amerika Serikat yang salah memprediksi kemenangan Hillary Clinton pada Pilpres 2016.

"Bedanya di Amerika Serikat lembaga survei polling opini tidak pernah mau diundang ke White House oleh Presiden incumbent atau Capres Hillary Clinton," cetus Arief.

"Ini saya sampaikan kepada masyarakat agar masyarakat mengerti dan tidak salah persepsi terhadap lembaga survei quick count di Indonesia yang mencoba mengais rejeki dari pesta demokrasi," terang Arief.

Arief menambahkan, real count hasil pengumpulan data data C1 Prabowo-Sandi yang didapat dari saksi-saksi sudah hampir mencapai 88,9 persen dari total TPS.

"Hasilnya Prabowo-Sandi unggul dengan 62,2 persen dan Joko Widodo-Ma'ruf Amin 36,3 persen. Sementara suara rusak 1,5 persen," pungkas Arief.[dod]

Komentar Pembaca
Wartawan Diselamatkan TNI

Wartawan Diselamatkan TNI

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 12:00:00

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

4 Juta Orang Akan Hadiri Reuni Akbar Mujahid 212

RABU, 28 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Cegah Banjir, 41 Drainase Vertikal Dibangun di Jaktim
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00