Setelah Dievaluasi, Tahun Ini Kemenhub Kembali Adakan Penilaian Wahana Tata Nugraha

Nasional  SELASA, 23 APRIL 2019 , 11:56:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Setelah Dievaluasi, Tahun Ini Kemenhub Kembali Adakan Penilaian Wahana Tata Nugraha

Foto/Ist

RMOLJakarta. Setelah sempat vakum beberapa tahun lamanya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) tahun ini kembali menggelar Wahana Tata Nugraha (WTN).

"Penghargaan Wahana Tata Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia kepada Provinsi, Kota/Kabupaten yang mampu menata transportasi publik dengan baik. Kota/Kabupaten berkewajiban untuk selalu meningkatkan kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan, baik pada aspek administrasi, teknis dan operasional maupun aspek kebijakan kepala daerah dalam pembangunan transportasi perkotaan,” kata Direktur Angkutan Jalan Kemenhub, Ahmad Yani dalam  acara Pembukaan Penilaian Wahana Tata Nugraha 2019 di Hotel Alila Pecenongan, Jakarta Pusat, Senin (22/4).

Kini, lanjut dia, WTN dirancang dengan format baru yaitu per tahun 2018 akan digelar setiap 2 tahun sekali. Ia menekankan bahwa WTN tak semata penghargaan saja namun juga sebagai cara bersaing bagi daerah untuk membangun sistem angkutan perkotaan yang lebih baik.

Penghargaan WTN ini diberikan berdasarkan hasil penilaian terhadap kinerja penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan dengan objek penilaian melalui 5 bidang yaitu:
1. Bidang Lalu Lintas (bobot nilai 20%).
2. Bidang Angkutan Umum (bobot nilai 15%).
3. Bidang Sarana Transportasi Darat (bobot nilai 25%).
4. Bidang Prasarana Transportasi Darat (bobot nilai 15%).
5. Bidang Umum (bobot nilai 25%).

Dalam kesempatan yang sama, Renhard Ronald, Kepala Subdirektorat Angkutan Perkotaan Direktorat Angkutan Jalan saat menyampaikan laporan kegiatan menyatakan bahwa acara penilaian WTN ini diadakan selama 5 hari, yang dimulai pada 22-26 April yang bertempat di Hotel Alila Jakarta.

"Peserta kegiatan ini adalah kabupaten/ kota yang telah disurvei selama 1 tahun penuh pada tahun 2018 oleh tim survei WTN. Jumlah peserta sebanyak 152 kabupaten/ kota,” kata Renhard.

Dalam tahap penilaian ini, seluruh kabupaten/kota peserta akan dinilai oleh 30 dewan juri yang terdiri dari Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), akademisi dan pakar transportasi yang bekerja secara independen.

Penyerahan hadiah WTN ini sendiri direncanakan pada bulan Juli 2019 dan seperti tahun sebelumnya juga akan diserahkan oleh Presiden Republik Indonesia. [rah]

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00