Pasca Pencoblosan, Penyebaran Hoaks Makin Mengerikan

Ragam  RABU, 24 APRIL 2019 , 17:47:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pasca Pencoblosan, Penyebaran Hoaks Makin Mengerikan

Diskusi Komunitas Gerakan Literasi Terbit/Dod

Komunitas Gerakan Literasi Terbit (GESIT) menggelar diskusi bagi warganet bertajuk "Pemilu Sudah Selesai, Saatnya Bersatu Dukung Hasil Pemilu Demi Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional dan Suksesnya Pembangunan Indonesia" di Ballrom Hotel Mega Menteng, Jalan RP Soeroso No 28, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (24/4).

Kegiatan tersebut diikuti sejumlah kalangan jurnalis, aktivis pers kampus serta warganet seperti bloger, vloger, youtuber, serta content creator lainnya.

Koordinator GESIT Jakarta yang juga narasumber, Agus Hudori, mengatakan kegiatan ini sebagai reaksi atas tersebarnya beragam hoaks di media sosial pasca pencoblosan Pemilu 2019.

"Meskipun KPU dan Bawaslu sudah mengimbau untuk menunggu hasil resmi penghitungan KPU, namun para penyebar hoaks selalu punya cara untuk mendelegitimasi wewenang dan tanggung jawab kedua lembaga tersebut," kata Agus.

Sementara, Pimpinan Redaksi KataIndonesia.com, Hafyz Marshal meminta pihak-pihak yang turut berkompetisi di Pemilu dan Pilpres 2019, bisa legawa dengan hasil real count di KPU yang akan ditetapkan pada bulan Mei mendatang.

"Saya harap melalui kegiatan diskusi ini, generasi milenial, khususnya warganet yang terhimpun pada GESIT dan FPMSI serta komunitas-komunitas lainnya agar mampu menjaga kondusifitas selama proses perhitungan suara," ujar Hafyz.

Hal senada juga diungkapkan Founder Kompasiana, Pepi Nugraha. Menurutnya, perkembangan penyebaran berita hoaks pasca Pemilu 2019, sangat memprihatinkan bahkan cenderung mengerikan. Hal ini terkolerasi dengan narasi-narasi pra pencoblosan saat kampanye.

Perang narasi yang dilakukan oleh penyebar hoaks, kata Pepi, sudah tidak bisa lagi dipahami oleh nalar manusia pada umumnya. Sehingga berbagai upaya kejahatan terus dilakukan hanya demi menguntungkan salah satu pihak calon peserta pemilu 2019.

Dalam diskusi tersebut juga dilakukan pembacaan dan penandatanganan Deklarasi Gerakan Literasi Terbit "Merajut Persatuan Dan Dukung Hasil Pemilu Secara Konstitusional Tanpa Hoax Demi Berlanjutnya Kepemimpinan Nasional dan Suksesnya Pembangunan Indonesia".[dod]

Komentar Pembaca
Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19