Aplikasi Mobile Umma Tawarkan Konten Islami

Ragam  KAMIS, 25 APRIL 2019 , 20:38:00 WIB | LAPORAN: MOHAMAD FARHAN ZHUHRI

Aplikasi Mobile Umma Tawarkan Konten Islami

Peluncuran aplikasi mobile Umma/Han

Menjelang Ramadhan, aplikasi mobile Umma resmi diluncurkan. Aplikasi yang berfungsi memberikan informasi untuk mempermudah ibadah umat islam ini sudah bisa diunduh secara gratis di Playstore atau App Store.

Umma merupakan salah satu aplikasi mobile yang diluncurkan untuk menjawab kebutuhan rohani dan spiritualitas tersebut. Didirikan oleh anak muda Indonesia, Umma menawarkan berbagai konten Islami yang dipersonalisasi dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan.

"Prinsip dasar dari machine learning Umma sama seperti YouTube yaitu merekomendasikan konten atau artikel yang sering dibaca oleh pengguna," kata CEO dan Co-Founder Umma, Indra Wiralaksamana, saat ditemui dalam acara peluncuran aplikasi Umma, Kamis (25/4).

Menurut Indra, yang membedakan Umma dengan aplikasi sejenis lainnya yaitu tersedianya fitur komunitas. Fitur ini berisikan grup percakapan yang dimoderasi untuk memfasilitasi pengguna dalam berdiskusi. Setiap grup akan dibina oleh satu orang ustaz yang siap menjembatani apabila ada tanya jawab.

Umma juga menyediakan fitur penunjang ibadah yang terdiri dari waktu salat dan penunjuk arah kiblat yang dapat digunakan di lokasi manapun berbasis GPS. Ada pula fitur Alquran dan terjemahan yang bisa dibaca sendiri atau dinikmati dalam bentuk audiovisual. Kelebihan dari fitur ini, pengguna bis memilih kumpulan ayat berdasarkan tema kehidupan.

Selain itu, ada fitur konten yang terdiri dari beragam artikel serta berbagai video kajian dan ceramah ustaz yang telah diverifikasi dan dimoderasi. Menurut Indra, saat ini konten aplikasi Umma telah diisi oleh lebih dari 80 ustadz dan ulama yang populer di tengah masyarakat.

Aplikasi yang sudah mencapai 2,5 juta pengunduh di Indonesia ini meningkat cukup tinggi dari awal pembuatannya pada tahun 2018 lalu.

Pada kesempatan itu, turut hadir Garibaldi Thohir, salah satu pemegang saham Umma.

"Harapannya platform ini dapat menjadi platform rahmatan lil alamin dan menjadi pilihan dan pemersatu umat Islam Indonesia," ujar saudara Erick Thohir tersebut.[dod]

Komentar Pembaca