Hendropriyono Minta Habib Rizieq dan WNI Keturunan Arab Tak Provokasi Rakyat

Polhukam  SENIN, 06 MEI 2019 , 22:36:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Hendropriyono Minta Habib Rizieq dan WNI Keturunan Arab Tak Provokasi Rakyat

AM Hendropriyono/Ist

Eks Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono, menyambangi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas). Kedatangannya terkait situasi terkini pasca Pemilu Serentak 2019.

Hendropriyono khawatir, jika kondisi hari ini dibiarkan akan terjadi kudeta. Kudeta yang dimaksud adalah kudeta yang dilakukan oleh sipil.

Menurutnya, jika elite yang ada saat ini terus memprovokasi masyarakat, bukan tidak mungkin kudeta sipil akan terjadi. Masyarakat disebut hanya mengikuti apa yang disampaikan pemimpinnya, terutama tokoh agama.

Hendropriyono mengaku mendatangi Lemhanas untuk bertukar pikiran, termasuk mengenai masalah pasca Pemilu.

Saya ingin memperingatkan bangsa Indonesia, WNI keturunan Arab, supaya sebagai elite yang dihormati masyarakat cobalah mengendalikan diri. Jangan menjadi provokator, jangan memprovokasi rakyat,” kata Hendropriyono, Senin (6/5).

Rakyat kita, apa yang dikatakan orang yang dikagumi, mereka mengikut saja, dan bisa tersesat karenanya, itu yang ingin saya ingatkan," lanjut mantan Pangdam Jaya inim

Hendropriyono juga menjelaskan, karena kepercayaan masyarakat kepada WNI keturunan Arab, maka apa yang disampaikan akan didengar. Karena itu, ia meminta elite tersebut tahu diri.

"Saya ingatkan, karena di dusun, di desa, masyarakat kita kalau ada orang Arab pidato, bicara semua cium tangan. Kalau China tidak ada yang cium tangan di kampung-kampung. Artinya masyarakat keturunan Arab WNI tahu posisinya yang dimuliakan rakyat, dengan dimuliakannya tahulah dalam posisi yang diharapkan mengayomi. Jangan memprovokasi untuk melakukan politik jalanan, apa pun namanya lah. Tetapi itu di jalan, tidak disiplin," ungkap Hendropriyono.

Ia menegaskan, bukan hanya Habib Rizieq Shihab, tapi semua WNI keturunan Arab, agar bisa menjaga diri. Terlebih soal ucapan agar tidak memprovokasi.

"Bukan cuma Habib Rizieq Shihab, tapi elite lainnya. Agar bisa menahan diri dan tidak memprovokasi," pungkasnya.[dod]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN