FSAB: Generasi Milenial Kehilangan Tokoh Teladan Dalam Kehidupan Berbangsa

Ragam  SABTU, 11 MEI 2019 , 05:44:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

FSAB: Generasi Milenial Kehilangan Tokoh Teladan Dalam Kehidupan Berbangsa

Sinergisitas FSAB-Studie Club Garuda/Ist

Bangsa yang besar adalah bangsa yang nenghargai dan tidak melupakan jasa para pahlawannya. Ungkapan ini memiliki makna bahwa adanya benang merah kesejarahan nilai-nilai kepahlawanan dari para pejuang pra kemerdekaan, kemerdekaan dan pasca kemerdekaan yang tidak boleh dihilangkan dari jejak langkah kehidupan bangsa dan negara, dari masa ke masa dan dari generasi ke generasi.

Hal inilah yang kemudian menggugah sekumpulan kaum muda yang tergabung dalam Studie Club Gerakan Revolusi Pemuda (Garuda), untuk melakukan aktivitas edukatif tentang jejak langkah para pahlawan, tokoh bangsa, dan negarawan yang mempunyai sumbangsih bagi bangsa dan negara.

"Generasi kami dan juga generasi yang sedang tumbuh berkembang di era milineal ini, seakan dibutakan tentang sepak terjang para pahlawan, tokoh bangsa maupun negarawan yang ada di tempo dulu. Oleh karena itu, kami ingin memahami jejak langkah, gagasan, pemikiran dan sikap mereka, agar dapat diwariskan kepada adik-adik generasi milineal," kata pemimpin Studie Club Garuda R.M.E Tjokrosantoso alias Bung Tjokro saat menjadi narasumber di acara pertemuan dengan Pengurus Forum Silahturahmi Anak Bangsa (FSAB), yang digelar di Sekretariat FSAB, Jakarta Selatan, Kamis (9/5) kemarin.

Bung Tjokro yang merupakan putra dari Jojo Tjokrosantoso, tokoh pergerakan di era kemerdekaan dari Barisan Pelopor mengungkapkan, kondisi kebangsaan hari ini, terutama di kalangan generasi milenial, sangat memprihatinkan. Karena mereka kehilangan tokoh panutan, tokoh keteladanan dan bahkan kehilangan tokoh yang menginspirasi mereka di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kondisi inilah yang melatarbelakangi berdirinya Studie Club Garuda pada 18 Desember 2016 lalu. Garuda merupakan Studie Club yang bergerak untuk membangkitkan kesadaran nasional dengan memotivasi generasi penerus Indonesia dengan azas percaya pada diri sendiri (selfhelp).

Sementara, Ketua FSAB, Suryo Susilo menyatakan apresiasinya kepada Studie Club Garuda yang sudah melaksanakan berbagai kegiatan.

Menurut Susilo, menanamkan jiwa, semangat dan nilai-nilai kejuangan kepada generasi milenial merupakan kebutuhan yang dapat dikerjakan bersama.

Tidak mudah menanamkan nasionalisme, nilai-nilai kejuangan dan kepahlawanan kepada generasi milenial yang cenderung bersikap acuh tak acuh dan pragmatis serta tidak sedikit yang a-nasionalis," ucap Susilo.

Sedangkan Ketua Bidang Litbang FSAB, Agustanzil Sjahroezah alias Ibong menambahkan, FSAB memiliki motto berhenti mewariskan konflik, tidak membuat konflik baru”.

Menurut Ibong, FSAB dapat menjadi bagian yang aktif dalam penanganan konflik untuk memelihara persatuan dan kesatuan bangsa demi tegaknya kedaulatan bangsa.

"Di FSAB telah bergabung anak-anak korban konflik dari kubu yang berlawanan, yang sudah berhasil mengatasi perasaan benci dan dendam" ujar Ibong.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00