M Taufik Tantang Pemprov DKI Laporkan Proyek LRT ke KPK

Jakarta  SABTU, 11 MEI 2019 , 17:18:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

M Taufik Tantang Pemprov DKI Laporkan Proyek LRT ke KPK

LRT Jakarta/Net

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik, mendesak Pemprov DKI melaporkan mega proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Kelapa Gading-Rawamangun ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena dugaan kerugian dalam proyek tersebut mencapai Rp 6 triliun.

Menurut Taufik, angka ini jauh lebih besar dari dugaan kerugian dalam swastanisasi air Jakarta yang sudah dilaporkan Pemprov DKI ke KPK sebesar Rp 1,2 triliun.

"Pemprov DKI saat ini kan sedang gencar membuat laporan ke KPK. Kami minta jangan hanya swastanisasi air saja yang dilaporkan, tapi proyek LRT yang dugaan kerugiannya jauh lebih besar juga harus dilaporkan," kata Taufik di Jakarta, Sabtu (11/5).

Taufik mengatakan, LRT merupakan proyek gagal. Karena sampai saat ini tidak kunjung dioperasikan. Padahal, pembangunannya menggunakan uang rakyat melalui APBD DKI.

"Proyek LRT Jakarta adalah proyek mubazir, dan sarat pengahambun anggaran daerah, sehingga patut diselidiki oleh KPK unsur dugaan korupsinya," ujar Taufik.

Sebelumnya, Taufik juga pernah menyinggung anggaran LRT fase I Velodrome-Kelapa Gading yang dinilai terlalu mahal, dalam Rapat Banggar di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (18/9/2018) silam.

Dia menyampaikan ini sebagai perbandingan dengan anggaran LRT fase II yang diajukan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

"LRT fase I habis hampir Rp 6 triliun sepanjang 5,8 kilometer. Berarti Rp 1,1 triliun per kilometer, ini jalan termahal sedunia akhirat, Pak," ujar Taufik.

Pada anggaran perubahan 2018, PT Jakpro mengajukan Rp 1,8 triliun untuk pembangunan LRT fase II. Taufik pun mempertanyakan anggaran ini akan digunakan untuk apa saja.

"Saya sih kurang sepaham fase II ini kalau enggak ada diskusi yang matang. Fase pertama saja wanprestasi, dulu janjinya (untuk) Asian Games kan," tegas Taufik.[dod]

Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09