Garda Indonesia Minta Pemiliki Aplikasi Ojol Taati Kepmenhub Nomor 348/2019

Nasional  MINGGU, 12 MEI 2019 , 23:08:00 WIB | LAPORAN: ARI RAHMAN

Garda Indonesia Minta Pemiliki Aplikasi Ojol Taati Kepmenhub Nomor 348/2019

Foto ilustrasi/net

RMOLJakarta. Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia meminta pemilik aplikasi ojek online (Ojol) menaati aturan tarif baru ojek Online (Ojol) yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Jika tidak, Garda akan melakukan langkah perlawanan.

Hal ini disampaikan Ketua Presidium Nasional Garda Indonesia, Igun Wicaksono dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (12/5).

Menurut Igun, dengan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 348/2019 tentan tarif baru Ojol, Pemerintah sudah memperhatikan kepentingan para pengemudi ojek online meskipun tarif tersebut masih belum sesuai dengan harapan.

"Setidaknya pemerintah sudah memperhatikan nasib ojek online. Setelah evaluasi selama tiga bulan kami harapkan ada peningkatan lagi secara bertahap," ungkapnya.

Igun menyayangkan ada penurunan kembali tarif yang sempat dilakukan oleh Gojek beberapa waktu lalu. Ia menilai, alasan yang digunakan juga tidak tepat.

"Mereka kan bilang ada penurunan order, faktanya di lapangan tidak seperti itu dan penumpang masih stabil. Berkurangnya order sejak diberlakukannya tarif baru tersebut lebih karena masih liburnya anak sekolah yang banyak menggunakan jasa ojek online," jelas Igun.

Ia mengingatka, jika ada pemilik aplikasi yang berusaha menurunkan kembali tarif ojek online pihaknya akan melakukan langkah-langkah yang diperlukan baik yang bersifat demonstrasi apakah itu off bid hingga saran penghentian penggunaan aplikasi perusahaan yang menurunkan tarif.

"Kami juga akan menemui regulator serta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk melaporkan bahwa ada aturan yang dilanggar oleh aplikator dan akan berdampak pada terjadinya perang tarif kembali," tegasnya.

Terkait promo tarif murah yang kerap dilakukan oleh penyedia aplikasi, menurut Igun hal tersebut tidak menjadi masalah selama tarif yang diberlakukan sesuai dengan aturan.
 
Igun juga berpendapat bahwa promo yang dilakukan tersebut memiliki dampak yang positif bagi penumpang dan driver pun tidak dikenakan potongan dengan adanya promo tersebut. [rah]
 

Komentar Pembaca
Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

Ketua DPR: Pro Jokowi Juga Harus Ditindak!

SENIN, 07 MEI 2018 , 19:00:00

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

PKS: Pemikiran Ekonomi Rizal Ramli Brilian

SENIN, 07 MEI 2018 , 17:00:00

Rumah Nyaman Nelayan Senang

Rumah Nyaman Nelayan Senang

SENIN, 07 MEI 2018 , 15:00:00

Zohri Disopiri Jokowi

Zohri Disopiri Jokowi

KAMIS, 19 JULI 2018 , 00:13:00

Terburuk Dalam Sejarah

Terburuk Dalam Sejarah

JUM'AT, 03 AGUSTUS 2018 , 09:28:00

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

Hasil Tes Kesehatan Capres-Cawapres

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 09:46:00