HMI Serukan Stop Kegaduhan People Power

Polhukam  SELASA, 14 MEI 2019 , 20:41:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

HMI Serukan Stop Kegaduhan People Power

Saddam Al Jihad/Ist

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menyerukan agar kegaduhan politik people power oleh segelintir pihak dihentikan. Pasalnya, ada dugaan gerakan itu dirancang secara terstruktur dan masif untuk mempolitisasi makna people power.

"Seharusnya segala bentuk arus demokrasi, seperti permasalahan pemilu dapat diselesaikan dalam mekanisme yang taat konstitusi, bukan melakukan kegaduhan politik people power," kata Ketua Umum HMI Respiratori Saddam Al Jihad di Jakarta, Selasa (14/5).

Saddam menekankan bahwa pemuda hari ini berada dalam gerbang demokrasi yang optimis dalam membangun bangsa dan negara, bukan dalam konstruksi memecah belah dan mengadu setiap anak bangsa. Sehingga untuk gerakan yang menimbulkan kegaduhan dengan tegas harus ditolak.

"Setiap permasalahan yang hukum dalam ruang demokrasi untuk Indonesia lebih baik diselesaikan secara mekanisme hukum yang berlaku," ujar Saddam.

Saddam menjelaskan bahwa wacana people power dalam konteks sebenarnya adalah seperti di penghujung pemerintahan Orde Baru. Dimana dalam kondisi krisis ekonomi, dan tindakan represif.

Kalau sekarang terjadi karena dampak hasil pemilu. Hal ini yang menyebabkan makna people power sendiri sudah terpolitisasi dan berpotensi menimbulkan gerakan yang gaduh dalam masyarakat. sehingga terkesan bermakna negatif people power”.

Dijelaskan Saddam, dalam Pasal 14 dan 15 UU No 1 Tahun 1946 yang berisi menyebarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran harus ditindak dengan tegas.

Menurut mahasiswa doktor Ilmu Pemerintahan ini, people power yang sebenarnya sudah terjadi pada 17 April 2019, ketika 150 juta lebih rakyat menggunakan power hak pilih untuk menentukan pemimpin negara dan wakilnya di 800 ribu lebih TPS seluruh Indonesia.

Terakhir, Saddam meminta pihak-pihak yang terkait dalam penindakan secara hukum dan konstitusional, yaitu Kepolisian dan Bawaslu untuk dapat menuntaskan permasalahan dari pihak yang menimbulkan kegaduhan kepemiluan.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00