PPP Cium Aroma Kecurangan di Dapil DKI Jakarta 4 dan 7

Politik  RABU, 15 MEI 2019 , 05:05:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PPP Cium Aroma Kecurangan di Dapil DKI Jakarta 4 dan 7

Hasbi/RMOL

DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jakarta Timur, meminta dilakukan pemungutan suara ulang di sejumlah TPS.

Hal ini menyusul temuan dugaan kecurangan berupa penggelembungan suara di beberapa TPS di Dapil DKI Jakarta 4, yang meliputi Kecamatan Cakung, Matraman, dan Pulogadung.

PPP Jakarta Timur mengaku telah membuat surat laporan pemalsuan data hasil perolehan suara, yang akan diserahkan kepada Bawaslu Kota Administrasi Jakarta Timur.

"Kami sudah mengumpulkan bukti dugaan kecurangan berupa penggelembungan suara di beberapa TPS yang dilakukan secara masif dan terstruktur, khususnya di Dapil 4," kata Ketua PAC PPP Cakung, Jakarta Timur, Hasbi, ditemui di Kantor DPW PPP DKI Jakarta, Buaran, Jakarta Timur, Selasa (14/5) malam.

Hasbi mengungkapkan, salah satu bukti penggelembungan suara terjadi di TPS 002, Pulogebang. Di TPS tersebut jumlah seluruh surat suara sah ada 195, suara tidak sah 11, jumlah surat suara sah dan tidak sah ada 206, dan jumlah surat suara yang digunakan ada 203, serta selisih surat suara yang digunakan ada 3. Namun ternyata dalam hitungan manual surat suara sah mencapai 348.

"Sehingga kami menyimpulkan ada 153 selisih suara yang diduga digelembungkan oleh oknum tertentu," ujar Hasbi, sambil menunjukan lembaran-lembaran data temuan dugaan kecurangan.

Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi Keanggotaan (OKK) DPW PPP DKI Jakarta Siswanto, mengungkapkan, pihaknya telah mengumpulkan banyak bukti dugaan kecurangan, yang merugikan partai dan caleg.

Menurut Siswanto, kejadiannya tidak hanya di Jakarta Timur, namun juga di Dapil DKI Jakarta 7.

"Dugaan kecurangannya sudah masif, sehingga kami meminta dilakukan pemungutan suara ulang secepatnya," tegas Siswanto.

Sementara itu, salah satu caleg PPP Nasri Samad menilai, penggelembungan suara adalah bentuk kecurangan yang sangat merugikan para caleg dan juga partai, serta merusak demokrasi.

"Untuk itu kami mendorong dilakukanya pengusutan, sehingga pelaku dapat ditangkap dan dapat memberi efek jera bagi siapapun yang berniat tidak baik," tegas Nasri.[dod]

Komentar Pembaca
PPSU Bersih-Bersih

PPSU Bersih-Bersih

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:42:00

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

Ribuan Jamaah Mensalatkan Ustaz Arifin Ilham

JUM'AT, 24 MEI 2019 , 01:29:00

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

20 NGO Hadiri Gathering di Rawamangun

SABTU, 25 MEI 2019 , 13:35:00