DPRD Soroti Dana Mengendap Rp 130 Miliar di Dinas Pendidikan

Jakarta  SABTU, 18 MEI 2019 , 05:40:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

DPRD Soroti Dana Mengendap Rp 130 Miliar di Dinas Pendidikan

Mohamad Taufik/Ist

Raihan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang didapat Pemprov DKI Jakarta, ternyata menyisakan sejumlah persoalan. Salah satunya soal temuan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Mahasiswa Umum (KMU) yang mengendap hingga Rp130 miliar.

Terkait hal ini, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohamad Taufik meminta Gubernur DKI Anies Baswedan memberikan sanksi tegas kepada Dinas Pendidikan dan juga Bank DKI.

Pasalnya dua instansi ini yang paling bertanggungjawab dengan mengendapnya dana pendidikan hingga Rp130 miliar.

"Sudah tidak benar ini. Kenapa hak para pelajar tidak segera diberikan dan malah mengendap sebanyak itu. Harus ada sanksi ini kepada Dinas Pendidikan dan Bank DKI," kata Taufik di Jakarta, Jumat (17/5).

Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Ratiyono membenarkan dana yang mengendap itu.

Ratiyono mengaku dana itu mengendap karena ada proses evaluasi terhadap penerima KJP dan KMU.

"Jadi memang ada escort sekitar Rp130 miliar. Ini masih tertahan di Bank DKI, karena masih kita sortir," kata Ratiyono kepada wartawan.

Ratiyono menyatakan pihaknya sedang menyortir siswa yang masih memenuhi persyaratan untuk menerima KJP dan KMU. Setelah penyortiran selesai maka KJP dan KMU baru bisa dicairkan.

"Dari data 130 daftar nama penerima, kita pilah yang masih di sekolah, kita akan bagikan melalui kepala sekolah. Kalau perlu kita bagikan langsung ATM-nya," ujar Ratiyono.

Sementara yang tidak terdaftar lagi, uang dan ATM akan dikembalikan ke kas daerah. Penyortiran ini dilakukan agar dana yang dikeluarkan lebih optimal.

"Yang sudah tidak di sekolah dikembalikan ke kas daerah. Jadi kita harus cermat, yang sudah tidak ada dikumpulkan dan disetorkan," tegas Ratiyono.

Ratiyono menargetkan penyortiran selesai akhir bulan Mei. Ia berharap KJP dan KMU dapat diterima semua pihak yang membutuhkan.

"Sampai paling tidak 29 Mei ini sebelum libur sekolah clear, tapi bertahap," pungkas Ratiyono.[dod]

Komentar Pembaca
Ace Hasan Syadzily: Manuver Bambang Soesatyo Biasa Saja
PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

PASANG SURUT CALON KETUA UMUM PAN

KAMIS, 19 SEPTEMBER 2019 , 22:10:26

RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN